Advertorial Lampung Tengah

Indikasi Jual Beli Kios, Komisi II DPRD Lamteng Panggil Dinas Pasar

Komisi II DPRD Lampung Tengah hearing bersama Dinas Pasar terkait jual beli kios di Plaza Bandar Jaya, Senin (4/3/2019). (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Komisi II DPRD Lampung Tengah (Lamteng) menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perdagangan, UPTD Pasar Bandar Jaya, Satpol PP, Inspektorat, dan Dinas Perhubungan, Senin (4/3/2019).

Hearing tersebut tindaklanjut sidak Komisi II DPRD Lamteng, yang menemukan adanya indikasi jual-beli kios dan los di Pasar Rakyat Bandar Jaya, sebagaimana pengakuan dari beberapa pedagang di pasar tersebut.

Sekretaris Komisi II DPRD Lamteng, Anang Hendra Setiawan mengatakan, hearing tersebut untuk menanyakan langsung kepada dinas-dinas, terkait masalah yang terjadi di Pasar Rakyat Bandar Jaya. Baik indikasi jual-beli kios dan los, pengelolaan pasar, ketertiban parkir dan keamanannya.

Menurutnya, jika DPRD dan dinas-dinas terkait berkomitmen membangun komunikasi yang sinergi sebagai mitra kerja, tentu permasalahan yang ada di Pasar Rakyat Bandar Jaya akan mendapatkan solusi terbaik untuk diselesaikan.

“Kami yakin dalam hearing kali ini kita akan mendapatkan kontribusi positif, bagaimana Pasar Rakyat ini bisa berfungsi dengan baik. Sehingga dapat menghasilkan pundi-pundi PAD di Lamteng,” ujar politisi Demokrat ini.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Lamteng Sumarsono juga meminta Bidang Pasar untuk melakukan sosialisasi kepada para pedagang dalam waktu dekat. Agar Pasar Rakyat tersebut bisa berfungsi dengan baik. Kemudian Satpol PP menjalankan tugasnya sebagai penegakkan Perda, Dinas Perhubungan mengenai ketertiban parkir, dan Dinas Perdagangan sebagai pengelolaan pasar.

“Kita semua harus berkomitmen dan sepakat membenahi persoalan ini. Kami akan perjuangan pedagang bisa berjualan di Pasar Rakyat yang telah disediakan pemerintah. Yang pertama pasar ini harus layak digunakan pedagang untuk berjualan, sehingga ada peningkatkan ekonomi nya. Dan harapan kita kedepan, dengan mereka (pedagang) terkordinir dengan baik di satu lokasi, tentu pembinaan nya juga akan lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Lamteng Edrin Indra Putra menepis indikasi jual-beli kios dan los di Pasar Rakyat Bandar Jaya. Bahkan ia menegaskan jika ada bawahannya yang terlibat dalam dugaan tersebut akan diproses secara hukum.

“Saya sudah tanyakan kepada bawahan terkait indikasi itu. Tapi pengakuan mereka tidak ada. Dan mereka siap diproses secara hukum jika terbukti melakukan, sesuai dengan arahan bapak bupati,” tukasnya. (Adv)

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

PASANG IKLAN ANDA DISINI