Metro News

Ini Penjelasan Pihak RS A. Yani terkait Biaya Cek Kesehatan Calon Jema’ah Haji

Tarif biaya pemeriksaan kesehatan calhaj Kota Metro

METRO – Anita selaku Kepala Bidang Medis Rumah Sakit (RS) Ahmad Yani Kota Metro mengklarifikasi terkait biaya cek kesehatan Calon Jema’ah Haji (Calhaj) Kota Metro yang membuat beberapa Calhaj merasa dirugikan.

Di ruang kerjanya, ia memaparkan bahwa biaya cek kesehatan Calhaj telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor : 20/KPTS/D-2/2020 Tentang : Pembentukan Panitia Pemeriksaan Kesehatan Calon Jema’ah Haji Kota Metro Tahap Pertama dan Lanjutan serta Puskesmas dan Rumah Sakit Pelaksana Pemeriksa Kesehatan Haji Tahun 2020, Selasa (18/2/2020).

“Di sini disebutkan jenis pemeriksaan apa yang akan kami lakukan. Bukan pihak rumah sakit yang menentukan apa saja yang akan dicek, tetapi memang sudah diatur dalam Perwali,” ungkap Anita.

Pihak RS menerangkan, setelah pemeriksaan berjalan selama dua hari, Dinas Kesehatan menginformasikan kepada Pihak RS A. Yani perihal adanya penambahan jenis pemeriksaan bagi Calhaj berupa; Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza), Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) dan Human Immunodeficiency Virus & Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV dan AIDS) sesuai dengan instruksi dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Haji Pusat.

“Biaya untuk tambahan ke tiga jenis pemeriksaan tersebut sebesar Rp.550.000, dan sudah saya konfirmasi langsung ke pihak Dinas Kesehatan kalau pemeriksaan tersebut merogoh tambahan kocek yang cukup lumayan,” terang Anita.

Menanggapi hal tersebut pihak RS A. Yani Kota Metro langsung mengambil sikap tegas segera menghentikan ke tiga jenis pemeriksaan tersebut atas dasar biaya yang terlalu mahal dan banyak komplain dari pihak Calhaj.

“Selanjutnya kami hanya memeriksa sesuai indikasi yang ada,” tambahnya.

Terkait laporan Calhaj ke media mengenai biaya cek kesehatan dari total nominal sebesar Rp. 1.429.000 dan Rp. 929.000, sampai beredar informasi bahwa ada yang membayar hanya Rp. 600.000, pihak RS menjelaskan bahwa hal tersebut hanya biaya cek laboratorium dan tidak ada manipulatif soal biaya yang dilakukan pihak RS.

“Sudah saya konfirmasi ke kasir bahwa harga yang bekisar Rp.600.000 tersebut hanya berupa pemeriksaan laboratorium saja. Kami hanya melakukan pemeriksaan atas dasar indikasi dari Puskesmas” pungkasnya.

Pemeriksaan bagi Calhaj terus berlanjut. Sampai hari ini RS A. Yani memasang tarif cek kesehatan Calhaj sesuai dengan Perwali terbaru tahun 2019 dengan biaya sebesar Rp. 929.000. (Msf)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: