News Pringsewu

Jelang Musda, Ketua AMPG Pringsewu Minta Kader Jaga Kondusifitas dan Patuhi AD/ART Partai

Ilustrasi. (Net)

PRINGSEWU – Ketua Angkatan Muda Pemuda Golkar (AMPG) Pringsewu Ahmad Muslim mengajak seluruh kader Partai Golkar (PG) menjaga kondusifitas dan mematuhi AD/ART Partai jelang Musda ke-III DPD II Golkar Pringsewu.

Pernyataan tersebut menyikapi pemberitaan sejumlah media siber bahwa tujuh PK DPD II PG Pringsewu akan menolak jika masih dipimpin Ketua DPD II PG saat ini Suherman.

“Saya diberikan mandat panitia Musda dan pimpinan Partai Golkar Provinsi untuk menjaga kondusifitas berlangsungnya Musda nanti. Jadi saya berharap seluruh kader bisa menjaga kondusifitas keluarga besar partai Golkar, khususnya menjelang Musda ke- III DPD II Partai Golkar Kabupaten Pringsewu,” ujarnya di Kantor DPD II PG Pringsewu, Senin (14/9/2020).

Selain itu, lanjut dia, PG merupakan partai besar yang memiliki AD/ART yang harus dipatuhi para kader. Karenanya, sudah ada aturan pada setiap proses pemilihan ketua.

“Saya menduga ada oknum penumpang gelap di Partai Golkar mempengaruhi kader-kader untuk mencari dukungan ke salah satu calon. Saya sampaikan bahwa Partai Golkar ini partai besar, dan kita harus tunduk kepada AD/ART dan kebijakan partai yang sudah ditentukan,” terangnya.

Menurutnya, oknum yang tidak bertanggung jawab hanya berusaha untuk mengadu domba dan membuat suasana internal PG menjadi tidak kondusif. Jika sampai terjadi, ia meminta kepada pihak kepolisian dan TNI dapat menindak tegas jika ada oknum yang mengganggu keamanan saat Musda.

“Ketujuh PK Kecamatan nanti akan dipanggil oleh ketua, akan diklarifikasi, juga diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku di Partai Golkar,” ucapnya.

Ia menambahkan, instruksi Pimpinan PG siapa pun yang akan dicalonkan atau mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II PG Pringsewu tidak boleh tersangkut kasus hukum, berprestasi, loyal, dan tidak tercela.

“Tapi kalau belum apa-apa sudah bikin gaduh seperti ini, bisa disebut perbuatan tercela, seharusnya bisa mengikuti aturan partai. Bersaing sehat,” tukasnya. (Nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: