Lampung Utara – Dinas Perdagangan Lampung Utara (Lampura) memastikan menjelang natal dan tahun baru harga bahan pokok dibeberapa pasar tradisional tidak mengalami kenaikan signifikan. Sepeti beras yang tadinya Rp. 9.500/kg menjadi Rp. 9.800/kg, kemudian telur dari Rp 22.000/Kg naik menjadi Rp. 23.000/ kg.
“Untuk stok beras bersubsidi masih dalam kategori aman. Namun ada kenaikan harga yang kami nilai sudah melebih batas standar minimum yang ditetapkan pemerintah pusat. Dalam waktu dekan kami akan melakukan operasi pasar untuk menyelidiki penyebab terjadinya kenaikan beras dan telur,” papar Kepala Dinas Perdagangan Lampura Wanhendri, Senin (18/1/2/2017).
Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan bulog untuk mengantisipasi kenaikan beras, karena pemerintah daerah memiliki stok beras yang cukup banyak. Hal ini juga untuk menekan terjadi nya lonjakan kenaikan beras menjelang perayaan natal dan tahun baru.
“Dari catatan harga sembako kami beberapa hari yang lalu, beras medium Rp 9.800/kg Kualitas satu Rp 13.000/kg, gula pasir Rp 11.500/KG, gula merah 13.000/kg, minyak goreng kemasan Rp 13.000/perliter, minyak curah Rp 12.000/kg, tepung biasa Rp 5.000/Kg, telor ayam kampung Rp 2.000/perbutir, telor ayam negeri Rp 2.3000 /kg, daging sapi murni Rp 120.000/kg sedangkan untuk kebutuhan komoditi harganya stabil,” tukasnya. (Adi)














Add Comment