Pringsewu – Kehidupan Wartinem (70) yang akrab disapa Mbah Siwar menjadi potret kemiskinan di Kabupaten Pringsewu yang belum mampu menarik perhatian pemerintah. Hingga kini, Mbah Siwar yang hidup sebatang kara ini masih tinggal di Gubuk berukuran 4×4 meter di Dusun Sinar Rejo Pekon Sinar Baru Timur RT 2 RW 3 Kecamatan Sukoharjo Pringsewu.
Mbah Siwar tinggal menempati gubuk milik kakaknya di tengah kebun jauh dari pemukiman dengan lampu sentir yang meneranginya setiap malam hari. Dalam keseharian kebutuhan MCK, ia pun harus menempuh berjalan kaki sejauh 1 kilometer untuk mengambil air. Sedangkan memenuhi kebutuhan makanan, ia mengharapkan uluran tangan dari warga setempat.
Gambaran tersebut merupakan penuturan dari tim rewalan Gustam Ari Wibowo bersama empat rekan yang berkujung ke kediaman Mbah Siwar. Mereka pun tak mampu menahan tangis kala melihat kehidupan yang dijalani Mbah Siwar selama ini.
“Saya bersama kawan-kawan sangat sedih. Kami prihatin melihat kondisi kehidupan Mbah Siwar. Kami mohon perhatiannya kepada Kepala Pekon Sinar Baru Timur untuk membantu Mbah Siwar yang serba kekurangan,” pintanya.
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Pringsewu memalui dinas terkait dapat memperhatikan masyarakat miskin, khususnya Mbah Siwar.”Kami yakin siapa saja yang melihat kehidupan Mbah Siwar tidak akan sanggup menahan air mata, mohon pemerintah dapat memperhatikan Mbah Siwar,” tukasnya. (Nanang)














Add Comment