News Way Kanan

Keluarga Pasien Polisikan RSHK Way Kanan 

Rohani, ibu Happy Sasmita, diduga korban kelalaian dokter usai melapor ke Polres Way Kanan. (Dian)

WAY KANAN – Rohani, warga Kampung Banjar Baru, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan melaporkan Rumah Sakit Haji Kamino (RSHK) Way Kanan ke Polres Way Kanan, Jumat (11/3/2022).

Laporan dilayangkan atas dugaan pelanggaran disiplin kedokteran yang mengakibatkan nyawa anak perempuanya Happy Sasmita melayang. Dimana Happy merupakan pasien RSHK yang meninggal dua pekan kemudian usai menjalani operasi pengangkatan mata ikan di jari kaki.

“Saya hari ini sudah menjalani pemeriksaan di Unit Tipiter, dengan laporan dugaan adanya kelalaian dalam penanganan dokter di Rumah Sakit Haji Kamino saat operasi mengangkat mata ikan di kaki anak saya, yang mengakibatkan anak saya meninggal dunia,” papar Rohani dikonfirmasi usai memberikan laporan.

Rohani menjelaskan, banyak hal tidak biasa yang dialami anaknya pasca operasi. Dimana anaknya mengalami sakit pinggang, badan dipenuhi bentol-bentol, serta hidung, mulut dan buang air besar mengeluarkan darah.

“Operasi itu dimulai, Rabu (23/2/2022) sekira pukul 05.00 WIB, keluar dari kamar operasi pukul 06.00 WIB, dan pukul 09.00 WIB anak saya baru siuman. Setelah itu anak saya mengalami mual, muntah, sakit pinggang, dan sakit perut selama 2 hari 2 malam. Selanjutnya anak saya divonis sakit batu empedu oleh dokter mendengar itu, saya langsung minta dilakukan USG oleh dokter spesialis kandungan namun hasilnya tidak ada penyakit batu empedu dan semuanya normal. Lalu kami diberi obat penghilang nyeri oleh pihak rumah sakit,” ulasnya.

Pada Sabtu (26/2/2022), anaknya divonis gagal ginjal dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah untuk cuci darah. Tapi ia menolak, karena anaknya tidak ada riwayat penyakit tersebut.

“Kami memutuskan untuk pulang dan menjalani rawat jalan. Lalu selama 4 hari kami di rumah, di seluruh badan anak saya muncul bentol merah, setelah itu anak saya mimisan, buang air besar darah dan bagian mulut melepuh sampai ke lidah. Setelah itu pada hari Selasa 08 Maret 2022 pukul 15.00 WIB sore anak saya meninggal dunia,” jelasnya.

(Dian)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: