METRO – Ketua PMI Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi menegaskan bahwa PMI bukan sekadar lembaga donor darah, melainkan juga sebuah organisasi yang berkomitmen untuk membina relawan dan membantu masyarakat serta pemerintah kota.
“Kami di sini tidak hadir sendiri, bersama kami ada pengurus PMI, ketua panitia, UTD, dan Markas. PMI bukan hanya tentang donor darah, tetapi juga tentang bagaimana kami membina para relawan untuk membantu masyarakat dan pemerintah kota,” ujarnya kepada awak media usai Upacara Peringatan HUT PMI Ke-78 tahun 2023 di Lapangan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Senin (18/9/2023).
Selain itu, Silfia juga mengungkapkan pentingnya kerjasama antara PMI Kota Metro dengan pihak provinsi. Ini merupakan bukti dari koordinasi yang erat antara tingkat kabupaten/kota dan provinsi dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti keluarga yang tidak mampu, penderita sakit kronis, dan lainnya.
“PMI Kota Metro juga telah membentuk relawan-relawan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta memastikan ketersediaan darah di Bank Darah setempat. Karena pentingnya semangat berbagi dalam masyarakat, termasuk dengan berpartisipasi dalam donor darah. Donor darah bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga bermanfaat untuk meregenerasi sel-sel darah dalam tubuh,” jelasnya.
Kesempatan yang sama, Kepala UTD PMI Kota Metro, dr. Melly Kemerdasari, mengumumkan kabar peningkatan stok darah yang menggembirakan.
“Stok golongan A berjumlah 34, golongan B 45, golongan O 35, golongan AB 17, dan terombosit Insya Allah tidak pernah kosong. Selama beberapa bulan terakhir, terjadi peningkatan stok darah sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya,” kata dr. Melly Kemerdasari.
Sutoyo, Wakil Sekretaris PMI Provinsi Lampung, menegaskan peran penting provinsi sebagai penyedia stok darah cadangan untuk daerah seperti Kota Metro.
“Kami PMI provinsi sifatnya back up ya, dan stok kami lancar semua. Setiap bulan, provinsi ini mampu menyuplai sekitar 5000 kantong darah ke berbagai daerah. Bahkan, mereka telah bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk menciptakan budaya donor darah sejak dini, dengan harapan anak-anak sekolah ini akan menjadi donatur tetap di masa depan,” kata Sutoyo.
Menurutnya, kerjasama yang erat antara tingkat kabupaten/kota dan provinsi, semangat berbagi masyarakat, serta peningkatan stok darah yang signifikan adalah bukti nyata bahwa PMI Kota Metro telah menjadi sumbangsih berharga bagi kesehatan dan kemanusiaan di daerah ini. (Mahfi)















Add Comment