LAMPUNG TENGAH – Cuaca ekstrim memicu terjadinya longsor dan banjir di Lampung Tengah, Sabtu (16/2/2019). Bencana tersebut telah menyebabkan beberapa kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur jembatan.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto meminta camat dan aparat desa untuk siaga 1 bencana longsor dan banjir. Pantauan tabikpun.com, hujan deras turun disertai angin kencang yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB tak kunjung reda.

Akibatnya dua jembatan penghubung terputus, salah satunya jembatan Sendang Agung Pubian putus akibat luapan Sungai Way Seputih yang semakin membesar. Juga mengakibatkan satu rumah di Kampung Payung Rejo Kecamatan Pubian tertimbun longsor.
Berdasarkan laporan Camat Sendang Agung, telah banyak rumah warga di Kampung Sendang Mulyo Dusun dimasuki air luapan Sungai Way Seputih. Pasalnya hujan deras disertai angin sejak magrib hingga saat ini belum berhenti. Kemungkinan air luapan sungai tersebut yang ditambah curah hujan tinggi akan semakin membesar.

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto meminta para camat dan aparat kampung siaga 1 ditempat bertugas agar selalu mengaktifkan radio komunikasi untuk peta wilayah rawan banjir. Sehingga memahami masing-masing wilayah.
Melalui pesan WhatsApp pada grub camat dan aparatur desa, Loekman meminta camat yang berada kecamatan Pubian, Bekri, Seputih Banyak, Rumbia, Bumi Nabung Terbanggi Besar, Anak Tuha, Bandar Surabaya, dan Bandar Mataram agar selalu waspada. (Mozes)















Add Comment