www.tabikpun.com, LAMTENG- Wakil Bupati Lampung Tengah (Wabup-Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, mengapresiasi para relawan yang suka rela melakukan pendataan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Rumbia dan Seputih Agung.
Walau masih sempel/sample tutur Loekman, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga kepada Pemkab Lamteng, dengan melakukan survei kemasing masing kampung hal ini dapat mengatasi masalah PBB yang ada di kabupaten ini.
“Saya sangat menghargai jerih payah mereka. Namun kita masih melihat terlebih dahulu, apakah sudah sesuai dengan aturan masalah pendataan tersebut. Sebab ini masalah keuangan jadi harus valid, “ujar Loekman saat menemui para relawan di Kecamatan Rumbia.
Menurut Wabup yang berpasangan dengan Mustafa ini, pendataan PBB tersebut masih belum maksimal, karena masih minimnya personel. Untuk kisarannya sendiri, kata Loekman masih 40% data yang baru masuk ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lamteng.
“Jika hal seperti ini bisa dikelola dengan baik dan benar, maka dapat menambah PAD kita dari sektor pajak. Saya juga berharap, akan ada relawan relawan baru yang seperti ini untuk kedepannya, sehingga bisa membantu pemerintah daerah setempat. Nanti kita akan bicarakan hal ini bersama Dispenda, apakah bisa memakai relawan di luar pemerintahan ini,”katanya.
Sementara itu, Kepala Dispenda Lamteng Dulhak mengatakan, bahwa pihaknya akan menerima hasil pendataan yang telah dilakukan para relawan tersebut.
“Ini nantinya akan kita cek terlebih dahulu, untuk memastikan sudah sesuai atau belum dengan aturan yang ada. Ini kan ada itungan nya, sehingga harus benar benar kongrit,”imbuhnya.
Dulhak juga menjelaskan, bahwa PAD dari pajak ini ditaegetkan sebesar Rp. 18 milyar dan sudah masuk Rp. 13 milyar.
“Jika pendataan bisa merata, masih ada PAD kita yang belum tersentuh bekisar 40 milyar lebih. Seperti yang ada dikelurahan Bandar jaya, kalau datanya benar benar fix ini bisa meningkatkan PAD pemerintahan ini,”terang Loekman.
Pada kesempatan itu juga, Dodo salah satu anggota relawan menjelaskan, bahwa masih banyak SPPT yang tumpang tindih dan inventrisasi lahan yang belum terdaftar.
“Masyarakat sangat antusias bila adanya pendekatan yang baik seperti ini. Kita juga akan mengecek terlebih dahulu data para relawan yang lain, untuk memastikan kebenarannya,”Ungkapnya.
(Pewarta: Mozes)















Add Comment