News Way Kanan

Larangan Kendaraan Melebihi 15 Ton Melintas di Jalinsum Hanya Sebatas Himbauan

Polisi menebar banner himbauan batasan tonase kendaraan di sejumlah titik, untuk mengingatkan pengendara yang hendak melintas di Way Kanan. (Dian Pirasta)

WAY KANAN – Satlantas Polres Way Kanan melarang truk atau fuso dengan muatan lebih 15 ton melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatra (Jalintengsum). Larangan tersebut hanya sebatas himbauan kepada pengendara tanpa sanksi.

Himbauan tersebut dikeluarkan Satlantas Polres Way Kanan akibat putusnya jembatan penghubung di Jalan Lintas Timur Sumatera Mesuji. Sehingga dapat dipastikan akan terjadi lonjakan volume kendaraan di Jalintengsum.

Kasat Lantas Polres Way Kanan AKP Jafril mengatakan, pihaknya mengambil langkah himbauan dengan memasang banner larangan melintas untuk kendaraan melebihi 15 ton. Karena terdapat 2 jembatan penghubung Way Umpu dan Banjarmasin yang kondisinya rusak berat.

“Sehubungan dengan putusnya jembatan di Mesuji otomatis semua kendaraan berat melintasi jalur Lintas Tengah Way Kanan. Sementara jembatan Way Umpu dan jembatan Banjarmasin rusak berat. Jadi kepada pemilik ran berat yang lebih 15 ton dilarang melintasi jembatan tersebut. Dikhawatirkan jembatan kita mengalami putus juga maka putus lah jalur Lintas Sumatra,” terangnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (18/6/2019).

Ia mengaku, saat ini kepolisian belum berani melakukan penindakan, hanya sebatas himbauan. Karena masih harus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan peraturan gubernur.

“Ya kita polisi bisa menghimbau, untuk penindakan harus ada koordinasi dengan instansi terkait, dan peraturan dari gubernur. Namun kita polisi tidak bisa langsung frontal,” tutupnya. (Dian)

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN