Advertorial Lampung Tengah

Maksimalkan Potensi SDA, Pemkab Lamteng Gandeng Korea dan Unila

Pertemuan Pemkab Lamteng dengan perwakilan KIER dan Unila di Kantor Pemkab Lamteng, Kamis (4/4/2019). (Mozes)

LAMPUNG TENGAH Pemkab Lampung Tengah menjalin kerja sama dengan Korea Institute of Energy Research (KIER), Eco Electric Power, dan Universitas Lampung (Unila). Kerjasama tiga lembaga ini dimaksudkan untuk pengembangan potensi Sumber Daya Alam (SDA) diantaranya ubi kayu.

Pertemuan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dengan perwakilan KIER dan Unila digelar di Aula Siger Mas Pemkab Lamteng, Kamis (4/4/2019). Dalam sambutannya, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyampaikan potensi dan visi pembangunan Lamteng. Loekman menyatakan Lamteng punya potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan.

“Terutama singkong yang memiliki produksi 1.317.660 ton per tahun dengan produktivitas sekitar 244,8 ton/ha berdasarkan data BPS Lampung 2018. Areal tanam terbesar di Lampung seluas 53.805 ha dari total luas areal tanam 208.662 ha,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Loekman, potensi lainnya ada padi, kelapa sawit, jagung, kedelai, dan peternakan. Dengan banyaknya potensi ini, Loekman berharap KIER, EEP, dan Unila bisa berkarya di Lamteng.

Kepada awak media, Loekman menyatakan kerjasama ini untuk memaksimalkan potensi ubi kayu. “Ubi kayu akan diolah menjadi barang yang nilai ekonominya tinggi dibuat biogas dan lain-lain. Harapan kita kerja sama ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan semua dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya

Loekman menambahkan, kerja sama ini dapat memicu adrenalin dari teman-teman di Lamteng untuk menghidupkan dan mengoptimalkan fungsi Technopark. “Pengembangan Technopark terkesaan lambat. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa memacu andrenalin semuanya di Lamteng. Kita otimalkan adanya Technopark,” ungkapnya. (Adv)

Pemkab Lampung Tengah menjalin kerja sama dengan Korea Institute of Energy Research (KIER), Eco Electric Power, dan Universitas Lampung (Unila). Kerjasama tiga lembaga ini dimaksudkan untuk pengembangan potensi Sumber Daya Alam (SDA) diantaranya ubi kayu.

Pertemuan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dengan perwakilan KIER dan Unila digelar di Aula Siger Mas Pemkab Lamteng, Kamis (4/4/2019). Dalam sambutannya, Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyampaikan potensi dan visi pembangunan Lamteng. Loekman menyatakan Lamteng punya potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan.

“Terutama singkong yang memiliki produksi 1.317.660 ton per tahun dengan produktivitas sekitar 244,8 ton/ha berdasarkan data BPS Lampung 2018. Areal tanam terbesar di Lampung seluas 53.805 ha dari total luas areal tanam 208.662 ha,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Loekman, potensi lainnya ada padi, kelapa sawit, jagung, kedelai, dan peternakan. Dengan banyaknya potensi ini, Loekman berharap KIER, EEP, dan Unila bisa berkarya di Lamteng.

Kepada awak media, Loekman menyatakan kerjasama ini untuk memaksimalkan potensi ubi kayu. “Ubi kayu akan diolah menjadi barang yang nilai ekonominya tinggi dibuat biogas dan lain-lain. Harapan kita kerja sama ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan semua dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya

Loekman menambahkan, kerja sama ini dapat memicu adrenalin dari teman-teman di Lamteng untuk menghidupkan dan mengoptimalkan fungsi Technopark. “Pengembangan Technopark terkesaan lambat. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa memacu andrenalin semuanya di Lamteng. Kita otimalkan adanya Technopark,” ungkapnya. (Adv)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: