News

Mengenang Sejarah Perjalanan Bung Karno, Lambar Gelar Festival Kebangsaan

Bupati Lambar, Parosil Mabsus menandatangani prasasti Tugu Soekarno pada acara Festival Kebangsaan di Lapangan Sukarata Kecamatan Sumber Jaya, Rabu (14/11/2018).

LAMPUNG BARAT– Parosil Mabsus meresmikan secara simbolis Tugu Soekarno dengan menandatangani prasasti. Ia juga  sekaligus membuka Festival Kebangsaan di Lapangan Sukarata,  Kecamatan Sumber Jaya, Rabu (14/11/2018).

Festival kebangsaan yang kali pertama digelar ini, dimaksud untuk mengenang tonggak sejarah perjalanan perjuangan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat. Sekaligus untuk memperingati hari kedatangan presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dalam rangka transmigrasi eks Badan Rekontruksi Nasional (BRN) di Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat tanggal 14 November 1952 silam.

Parosil berharap, festival ini bisa menjadi media promosi daerah sekaligus edukasi bagi masyarakat dalam rangka mengenang, memperingati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur perjuangan dan wawasan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat.

“Kegiatan ini sebagai perekat hubungan semua elemen khususnya di kabupaten lampung barat, membina bhineka tunggal ika serta dapat mengamalkan pancasila. masyarakat diharapkan dapat melestarikan pancasila, jiwa heroik dan semangat patriotisme menjadi teladan bagai nusa dan bangsa sekaligus memberi wawasan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat” Tutup parosil.

(Angga tejo)

Parosil Mabsus meresmikan secara simbolis Tugu Soekarno dengan menandatangani prasasti. Ia juga  sekaligus membuka Festival Kebangsaan di Lapangan Sukarata,  Kecamatan Sumber Jaya, Rabu (14/11/2018).

Festival kebangsaan yang kali pertama digelar ini, dimaksud untuk mengenang tonggak sejarah perjalanan perjuangan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat. Sekaligus untuk memperingati hari kedatangan presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dalam rangka transmigrasi eks Badan Rekontruksi Nasional (BRN) di Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat tanggal 14 November 1952 silam.

Parosil berharap, festival ini bisa menjadi media promosi daerah sekaligus edukasi bagi masyarakat dalam rangka mengenang, memperingati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur perjuangan dan wawasan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat.

“Kegiatan ini sebagai perekat hubungan semua elemen khususnya di kabupaten lampung barat, membina bhineka tunggal ika serta dapat mengamalkan pancasila. masyarakat diharapkan dapat melestarikan pancasila, jiwa heroik dan semangat patriotisme menjadi teladan bagai nusa dan bangsa sekaligus memberi wawasan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat” Tutup parosil.

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: