Tabikpun.com – Nurlela M.S.P., M.Si., seorang akademisi yang memiliki dedikasi tinggi dalam bidang agribisnis dan ekonomi pertanian. Sebagai anak petani, ia memiliki pemahaman yang mendalam tentang industri pertanian serta tantangan yang dihadapinya.
Sebagai dosen, ia tidak hanya fokus pada pengajaran tetapi juga aktif dalam penelitian dan pembinaan UKM di sektor pertanian. Melalui pengalamannya dalam penelitian dan pengajaran, ia berupaya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dunia agribisnis di Indonesia.
Dengan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri, ia berharap dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dunia akademik, serta masyarakat luas. Nurlela M.S.P., M.Si., adalah seorang akademisi yang saat ini menjabat sebagai dosen di Program Studi Agribisnis, Sekolah Vokasi.
Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang agribisnis dan ekonomi pertanian, serta memiliki pengalaman mengajar selama kurang lebih tujuh tahun. Dengan fokus pada bidang produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha kecil menengah (UKM) di sektor agribisnis, ia berkomitmen untuk membantu mahasiswa memahami industri pertanian secara lebih luas serta mendukung perkembangan UKM agar dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional.
Nurlela Menempuh pendidikan S1 di bidang Agribisnis di Universitas Hasanuddin, Makassar, dan melanjutkan studi S2 di bidang Ekonomi Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia kini berdomisili di Bogor Selatan dan tinggal di Asrama.
Kariernya sebagai dosen dimulai pada tahun 2018, ketika ia mulai mengajar di salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Utara. Pengalaman ini memberinya wawasan luas mengenai kondisi pendidikan di daerah perbatasan serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan agribisnis di wilayah tersebut.
Setelah mengikuti suaminya, yang merupakan seorang abdi negara, ia berpindah ke Bogor dan bergabung dengan Sekolah Vokasi sebagai dosen pengajar di Manajemen Agribisnis (MAB) dengan jabatan akademik Asisten Ahli. Ketertarikan Nurlela Terhadap agribisnis tidak terlepas dari latar belakang keluarganya.
Sebagai anak dari seorang petani, ia tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan dunia pertanian. Awalnya, ia bercita-cita menjadi seorang pengusaha di sektor ini, dan untuk mewujudkan impian tersebut, ia memilih untuk mendalami ilmu agribisnis.
Seiring waktu, ia semakin tertarik dengan aspek ekonomi dan manajemen dalam pertanian, sehingga melanjutkan studi S2 di bidang Ekonomi Pertanian. Sebagai akademisi, ia kini lebih fokus pada pengajaran dan penelitian, dengan harapan dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian, terutama dalam peningkatan produktivitas dan pemasaran produk-produk agribisnis.
Ia juga ingin membantu mahasiswa memahami bagaimana manajemen agribisnis dapat diterapkan secara efektif dalam industri pertanian modern. Dalam perjalanan akademiknya, Nurlela Menghadapi berbagai tantangan, baik saat menempuh pendidikan maupun ketika menjalani profesinya sebagai dosen.
Salah satu tantangan terbesar adalah perkembangan teknologi yang begitu pesat, sehingga ia harus terus meng-upgrade diri agar tidak tertinggal. Dalam dunia akademik yang kompetitif, ia harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat memberikan pengajaran yang relevan kepada mahasiswa.
Selain itu, tantangan lainnya adalah menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan kehidupan keluarga. Sebagai seorang istri dan dosen, ia harus mengatur waktu dengan baik agar tetap bisa menjalankan tugas akademik sekaligus memenuhi tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga. Sebagai dosen di Program Studi Manajemen Agribisnis, Nurlela Memiliki beberapa bidang fokus dalam pengajaran dan penelitian.
Ia tertarik pada kajian produksi dan pengelolaan agribisnis, pemasaran, serta pembinaan UKM di sektor pertanian. Salah satu tujuannya adalah membantu UKM meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran agar produk mereka memiliki daya saing yang lebih baik, bahkan hingga ke pasar ekspor.
Dalam penelitian, ia telah mengkaji berbagai aspek dalam agribisnis, mulai dari peternakan, perikanan, hingga rantai pasok produk pertanian. Salah satu penelitian yang paling berkesan baginya adalah kajian tentang rantai pasok susu di Kota Bogor, di mana ia dapat melihat secara langsung kondisi industri peternakan dari hulu hingga hilir.
Selain itu, ia juga pernah melakukan penelitian tentang pengelolaan rumput laut dan kondisi pertanian di wilayah perbatasan. Penelitian-penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai kondisi pertanian di Indonesia, yang kemudian ia jadikan bahan ajar untuk mahasiswa agar mereka mendapatkan pemahaman yang lebih nyata tentang dunia agribisnis.
Sebagai akademisi, Nurlela Juga aktif dalam beberapa organisasi profesi, di antaranya Perhimpunan Ekonomi Pertanian, Asosiasi Dosen Vokasi Indonesia (Abdovi), serta perhimpunan alumni Ekonomi Pertanian. Meskipun saat ini ia hanya berperan sebagai anggota, ia berusaha untuk aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi-organisasi tersebut.
Bagi Nur Laila, salah satu momen paling berkesan dalam mengajar adalah ketika mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi dirinya untuk terus memperbarui pengetahuan agar bisa memberikan jawaban yang relevan dan up-to-date.
Selain itu, ia juga merasa bangga ketika melihat semangat dan antusiasme mahasiswa dalam belajar, karena itu menjadi indikator keberhasilannya sebagai pendidik. Di era digital ini, ia menyadari pentingnya penggunaan teknologi dalam pendidikan. Oleh karena itu, ia terus berusaha mengadopsi metode pengajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif bagi mahasiswa.
Penulis: Khansa Deliylah Syawaluddin Aura
NIM: J0401231402















Add Comment