News

Pelatihan Pencatatan Akuntansi dan Digital Marketing pada UMKM Desa Ganti Warno Lamtim

Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Metro foto bersama pelaku UMKM usai memberikan pelatihan. (Ist)

Tabikpun.com – Perekonomian merupakan kegiatan pokok pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dengan aktifitas perekonomian ini masyarakat dapat mengembangkan kreatifitas usaha melalui UMKM dan memperoleh pendapatan sebagai penopang kehidupan sehari-hari. Setidaknya dalam perkembangan perekonomian UMKM merupakan penyumbang pendapatan cukup signifikan bagi daerah.

Menimbang hal tersebut, Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Metro yang beranggotakan Yudistira Ardhana, M.E.K (Ketua Tim), Thoyibatun Nisa, M.Akt (Dosen Pelaksana), dan tiga mahasiswa pendamping Devy Wulandari, Etika Candra Dewi, serta Muhammad Umar Munawwar memberikan pelatihan pencatatan akuntansi dan digital marketing pada UMKM Desa Ganti Warno Lampung Timur.

Ketua Tim Pengabdian Yudistira Ardhana, M.E.K., menerangkan, Kabupaten Lampung Timur atau sering disingkat Lamtim adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Lampung, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini berada di Kecamatan Bandar Saribhawono. Kabupaten Lamtim memiliki luas wilayah 5.35,03 km2 dan jumlah penduduk sebanyak 1.101.977 jiwa. Kabupaten Lamtim terdiri dari 24 kecamatan dan 264 desa/kelurahan. Potensi wilayah yang memiliki prospek untuk dikembangkan lebih lanjut serta merupakan daerah yang mempunyai daya tarik untuk investasi diberbagai sektor dengan didukung oleh infrastruktur yang memadai dan akses yang tinggi, Seperti jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan antara Pulau Jawa dengan kota-kota di Pulau Sumatera.

Kabupaten Lamtim dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lamtim dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro, diresmikan pada tanggal 27 April 1999, dengan ibu kota di Sukadana. Sebagaimana kabupaten lain di Indonesia, Kabupaten Lamtim pun memiliki selogan Bumei Tuwah Bepadan, yang mengandung arti bahwa daerah Lamtim merupakan daerah yang selalu memberikan kemakmuran bagi masyarakat apabila segala keputusan diambil melalui cara musyawarah untuk mufakat. Selogan ini tercantum dalam lambang daerah Kabupaten Lamtim yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 01 Tahun 2000 tentang Lambang Daerah. Keseluruhan kegiatan pemerintahan dengan skala kabupaten dipusatkan di Sukadana sedangkan untuk kegiatan perdagangan dan jasa dipusatkan di Pekalongan. Desa Ganti Warno merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Pekalongan yang ada di Lamtim.

Masyarakat Desa Ganti Warno, Kecamatan Pekalongan mayoritas adalah wirausaha. Dimana usaha tersebut bergerak dibidang pertanian, ekonomi, peternakan serta industry kerajinan dan jasa. Lingkungan masyarakat Desa Ganti Warno sangat produktif terutama pada pertumbuhan perekonomian yang berasal dari kegiatan UMKM, dimana kegiatan tersebut sebagai usaha sampingan ataupun mata pencaharian utama bagi masyarakat Desa Ganti Warno.

Usaha produktif tersebut adalah usaha pembibitan tumbuhan, produksi klanting, dan produksi kue.

Adapun beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat di Desa Ganti Warno sebagai pemilik usaha mengalami kesulitan dalam menyusun dan membuat Laporan Keuangan secara tertib. Keterbatasan dalam menyusun Laporan Keuangan ini menyebabkan kesulitan bagi masayarakat untuk mengetahui keuntungan dan kerugian yang diperoleh dalam aktifitas usaha, sehingga modal usaha yang seharusnya dipergunakan untuk kegiatan usaha oleh pemilik usaha dipergunakan untuk kebutuhan sehari hari. Hal ini mengakibatkan pemilik usaha di Desa Ganti Warno mengalami kerugian sehingga tidak sedikit dari pemilik usaha yang tidak dapat mengembangkan usaha mereka. Selain itu kesulitan terjadi pada pemasaran produk usaha, seperti keterbatasan inovasi produk, serta keterbatasan penggunaan teknologi.

Kegiatan pemasaran masyarakat Desa Ganti Warno mengalami kesulitan karena selama ini pemasaran dilakukan melalui mulut ke mulut dan media digital facebook, maka perlu adanya Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dan Digital Marketing untuk mengembangkan usaha mereka. Banyak pengusaha merasa apa yang dijalani telah berjalan secara normal namun kenyataannya tidak demikian terlebih dalam hal kinerja keuangan.

Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang ada, maka perlu diadakan kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi dalam pengelolaan akuntansi untuk pelaku dan penggerak usaha dalam pengelolaan keuangan. Pelatihan akuntansi yang menjadi fokus pada kegiatan ini yaitu pencatatan akuntansi sederhana dan disesuaikan dengan keadaan maupun kondisi yang ada.

Identifikasi dan Perumusan Masalah

Hal pertama yang harus dipahami dalam proses pelatihan peningkatan kompetensi pencatatan akuntansi dasar bagi pelaku usaha dalam hal pengelolaan keuangan ini yaitu warga masyarakat yang memliki usaha UMKM Pembibitan tanaman, produksi klanting dan produksi kue ini benar-benar belum pernah mengenal pencatatan akuntansi. Selain itu, belum adanya pendampingan terkait pencatatan akuntansi dan pembukuan keuangan.

Untuk mencari solusi diatas, maka kami tim pengabdian Dosen Prodi Akuntansi Syariah IAIN Metro akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat setempat dengan melakukan pelatihan peningkatan kompetensi pencatatan akuntansi sederhana, manajemen keuangan, dan Digital makerting bagi pelaku usaha dalam hal pengelolaan keuangan. Oleh sebab itu maka dapat dirumuskan beberapa masalah diantaranya:

Bagaimana tingkat pengetahun pencatatan pembukuan keuangan UMKM di Desa Ganti Warno?

Bagaimana manajeman yang harus diterapkan UMKM di Desa Ganti Warno?

Bagaimana promosi yang sudah dilakukan di Desa Ganti Warno?

 

Pembahasan

Tujuan dilaksanakannya kegiatan riset pengabdian masyarakat adalah sebagai upaya untuk membantu masyarakat sekitar dalam melaksanakan beberapa aktivitas bisnis. Program yang dirancang oleh IAIN Metro ini adalah untuk memberikan kontribusi secara nyata kepada masyarakat, terlebih dalam upaya kesejahteraan, kemajuan serta perkembangan masyarakat.

Metode

Jenis, Pendekatan dan Sumber Data :

Jenis pengambilan data pengabdian ini adalah Kualitatif Field Research dengan pendekatan historis dalam mengumpulkan data-data keuangan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu wawancara dan dokumentasi.

Metode Pelaksanaan Pengabdian

Metode pelaksanaan pengandian masyarakat tahap persiapan, yaitu melakukan survey dan diskusi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan pada saat pelatihan, serta menetapkan dalam sasaran. Pada tahap persiapan juga dilakukan mempersiapkan materi dan alat peraga untuk digunakan pada pelatihan. Adapun uraian kegiatannya adalah sebagai berikut :

Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Kegiatan Pelatihan dilakukan tanggal 10 sampai dengan tanggal 17 September 2022 di Desa Ganti Warno Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lamtim. Rancangan kegiatan Peningkatan Kompetensi Dalam Pengelolaan Akuntansi dan Digital Marketing pada UMKM Desa Ganti Warno sebagai berikut :

Sasaran

Sasaran yang terlibat di dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah warga aparatur kampung dan Masyarakat yang berada di Desa ganti warno kecamatan pekalongan Kabupaten Lamtim. Peserta dalam kegiatan pelatihan pencatatan akuntansi dan digital marketing ini diikuti yaitu sebanyak 15 orang. Adapun Metode Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Desa Ganti Warno pada kegiatan pelatihan pencatatan akuntansi dan digital marketing adalah sebagai berikut.

Kesimpulan

Masyarakat dan tim pengabdian masyarakat telah mampu memperbaiki proses pencatatan laporan keuangan akuntansi dan digital marketing bagi pelaku UMKM di desa ganti warno  dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan pencatatan laporan keuangan akuntansi dan digital marketing sehingga terjadi peningkatan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan pengelolaan UMKM di desa dalam rangka pembangunan di desa Ganti Warno Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lamtim.

Didalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini aparatur desa dan tim pengabdian telah mampu memperbaiki kemampuan dan kompetensi masyarakat khususunya pelaku UMKM dengan melakukan pelatihan Pencatatan akuntansi dan digital marketing yang dimulai dari perencanaan program UMKM, survey lapangan, pelaksanaan terhadap perencanan yang telah disusun serta evaluasi terhadap program UMKM tersebut. sehingga dengan adanya pengelolaan UMKM yang baik, maka diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kesejateraan masyarakat di desa ganti Warno Kecamatan pekalongan Kabupaten Lamtim.

Rekomendasi

Setelah pelaksanaan kegiatan pelatihan pencatatan laporan keuangan akuntansi dan digital marketing tim pengabdian  mngevaluasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan peningkatan kompetensi dalam pengelolaan akuntansi UMKM dapat memberikan manfaat kepada khalayak luas khusus nya masyarakat Desa Ganti warno kabupaten Lamtim, maka selanjutnya rekomendasi yang diajukan untuk kegiatan selanjutnya adalah Adapun beberapa saran yang dapat disampaikan sesuai dengan data-data Ketika pelaksanaan pengabdian yakni sebagai berikut:

Program pengabdian dosen dan mahasiswa IAIN Metro sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan mahasiswa sebagai proses penyaluran ilmu bagi masyarakat, dan tentunya akan menjadi pembelajaran bermasyarakat bagi mahasiswa sehingga tetap perlu di adakan.

Aparatur Desa yg terlibat di dalam kegiatan pengabdian ini yang telah aktif diharapkan dapat memaksimalkan peran dan fungsinya kembali dalam melakukan program pembangunan desa, serta memotivasi anggota UMKM untuk dapat memanfaatkan pelatihan ini sebagai wadah untuk mendiskusikan permasalahan yang ada sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: