News Pringsewu

Peringati Hari Kartini, Pegawai Puskesmas Ambarawa Pakai Kebaya

Seluruh pegawai wanita Puskesmas peringati Hari Kartini menggunakan kebaya saat bekerja. (Nanang)

PRINGSEWU – Memperingati Hari Kartini, pegawai perempuan di Puskesmas Ambarawa Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu, pakai pakaian kebaya dihari kerja, Senin (22/4/2019).

Terlihat, karyawan wanita yang terdiri dari dokter, bidan, serta bagian administrasi sedang melayani pasien baik di loket pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan obat.

Dikatakan Mudalina, koordinator program di puskesmas setempat, memperingati Hari Kartini seluruh pegawai perempuan di Puskesmas Ambarawa mengenakan pakaian busana kebaya.

“Tujuan pelayanan ala Kartini dalam rangka mengenang dan menghargai jasa-jasanya yang sudah memberikan inspirasi kepada bangsa Indonesia khususnya wanita untuk bergerak lebih maju,” ungkapnya.

Selain itu, terkait dengan pelayanan ala Kartini diharapkan bisa memberikan suasana segar dan baru untuk karyawan dan pasien pengguna pelayanan di Puskesmas. Ia berharap, Kartini Indonesia akan tetap hidup dan berjuang sesuai perannya masing-masing.

“Dengan memperingati hari Ibu Kartini, kita mengembalikan semangat Kartini yang berjuang demi sejajarnya hak-hak wanita. Selain itu, juga untuk mengenang kembali perjuangan Kartini sebagai pahlawan bangsa yang karena beliau kami – kami bisa berbuat kepada masyarakat dan negara seperti hari ini berikan pelayanan terbaik,” terangnya.

Sumini, salah satu pasien yang mengaku kaget, ketika masuk ke dalam ruangan  Puskesmas. “Kaget saya mas ketika melihat pegawai di puskesmas pakai kebaya semua, berbeda dengan hari hari biasanya,” ucapnya.

Diwaktu yang sama, Dr. Agung Kepala UPT Puskesmas Ambarawa menambahkan agar para wanita dapat meneladani semangat Kartini, dengan memberi pelayanan yang lebih baik dengan semangat kebangkitan kaum hawa.

“Kartini adalah wanita yang luar biasa, sangat peduli dengan kaumnya, yang harus kita teladani jadi dalam kesempatan ini kita bangkitkan dengan etos kerja yang tinggi dan tetap teguh pada kode etik untuk pelayanan mulia ini,” pungkasnya. (Nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: