Lampung Utara News

Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sebut Rekrutmen Pegawai BLUD Sesuai Aturan

Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampura Dokter Syah Indra Lubis saat dikonfirmasi. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Pelaksanaan tugas (Plt) Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dr Syah Indra Lubis menyebut pelaksanaan rekrutmen Pegawai Non PNS BLUD sesuai aturan.

Menurutnya, rekrutmen pegawai Non PNS BLUD sesuai dengan permintaan para pegawai RSUD setempat. Dimana banyak tenaga sukarela yang meminta kejelasan status.

”Selain itu, semua mekanisme telah sesuai dengan regulasi perekrutan. Baik dari administrasi dan hasil tes ujian di Universitas Lampung. Mereka yang menuntut kejelasan status. Sistem perekrutan tenaga sukarela ini juga dulu tidak jelas,” bebernya saat dikonfirmasi di RSUD Ryacudu Kotabumi, Senin (9/12/2019).

Menanggapi tuntutan tersebut, maka dilakukan perekrutan sesuai dengan kemampuan rumah sakit. Dimana rumah sakit hanya mampu menerima 132 orang.

“Dari formasi 132 orang ini ternyata yang lulus hanya 125 orang dan ada 7 formasi yang tidak terisi karena tidak ada yang mendaftar,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa dalam mekanisme perekrutan pegawai non PNS tersebut tidak hanya melihat pada masa kerja pegawai atau usia para peserta, tapi semua telah melalui proses seleksi dari pihak panitia.

Saat disinggung, pada poin ketiga persyaratan umum yang diprioritaskan untuk menjadi pegawai Non PNS BLUD, lebih dari 3 tahun bekerja sesuai SPT, dirinya berdalih bahwa ada beberapa formasi yang harus diisi.

“Bukan hanya dari usia atau masa kerja, tapi formasi harus ada, karena kalau formasi itu tidak diisi maka akan terganggu pada pelayanan kepada masyarakat. Kami tidak menutup mata karena ada yang belum sampai tiga tahun bekerja dia diterima karena dia lulus dan ada yang lebih dari tiga tahun tapi tidak diterima,” jelasnya.

Sementara menanggapi adanya beberapa orang pegawai yang dikabarkan langsung menyatakan menggundurkan diri karena tidak masuk dalam daftar penerimaan pegawai non PNS tersebut, Syah Indra mengaku pihaknya akan mencari solusi agar pelayanan di RSUD Ryacudu Kotabumi tidak terganggu.

“Alhamdulillah pasca insiden kemarin itu pelayanan masih berjalan normal dan kita akan menyiapkan langkah-langkah untuk menyikapi adanya pegawai yang menyatakan menggundurkan diri,” ungkapnya. (Adi)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: