Lampung Utara News

Pokdar Kamtibmas Lampung Utara Dikukuhkan

Pengukuhan Pokdar Kamtibmas se-Kabupaten Lampung Utara berlangsung di Mapolres setempat, Kamis (16/1/2020). (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA – Sebanyak 42 orang Anggota Kelompok Sadar (Pokdar) Kamtibmas Lampung Utara (Lampura) dikukuhkan di Gedung Wira Satya (GWS) Polres Lampura, Kamis (16/1/2020).

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono menerangkan, Pokdar Kamtibmas beranggotakan TNI, Polri, aparatur pemerintahan, juga dari berbagai elemen masyarakat seperti Tokoh adat, Tokoh Agama, Pers, Ormas, OKP, Pimpinan Teritorial dan kelompok masyarakat.

“Pokdar Kamtibmas dibentuk untuk membangun kemitraan dan sinergitas dengan seluruh lapisan masyarakat. Pengukuhan ini merupakan orang-orang dari kalangan masyarakat yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap kondisi dan situasi kamtibmas. Terutama memiliki dan mempunyai kesadaran terhadap lingkungan,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, tugas Kopdar Kamtibmas diatur oleh undang-undang kepolisian sebagai pemberdyaan pengamanan swakarsa yang legalitasnya dikuatkan dengan undang-undang kepolisian. Pokdar Kamtibmas bertugas  menciptakan situasi dan kondisi keamanan lingkungan, mencegah terjadinya konflik-konflik, memberikan pertolongan pertama terhadap bencana alam dan melakukan kegiatan sosial.

Selaku Dewan Pembina Pokdar Kamtibmas, Kapolres Lampura mengatakan, kehadiran kepolisian tidak dapat dipisahkan dari Supra Sistem masyarakat. Dari berbagai publikasi yang membahas tentang kepolisian dapat disimpulkan adanya keterkaitan peran polisi dengan perkembangan masyarakat.

Oleh karena itu, beban tugas dan peran kepolisian senantiasa mengalami perubahan dari masa ke masa. Hal itu telah disebutkan dalam pasal 2 undang-undang Republik Indonesia No 2 tahun 2002.

“Fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara dibidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakkan hukum, perlindungan, pengayom, dan pelayanan masyarakat,” katanya

Kapolres menjelaskan, dibentuknya Pokdar Kamtibmas bertujuan untuk menciptakan atau memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang tertuang dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 2 tahun 2002 pasal 1 ayat 5 bahwa Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis.

“Polisi dan masyarakat adalah dua variabel yang tidak dapat dipisahkan. Sulit rsanya memisahkan keeratan hubungan masyarakat dan polisi. Polisi dan masyrakat bagaikan air dan ikannya. Tidak ada masyarakat tanpa polisi, disitulah terdapat intitusi yang namanya polisi,” tambahnya.

Ditahap awal, lanjutnya, kemitraan ini dilakukan terhadap para tokoh agama, tokoh politik, tokoh adat, intelektual, pengusaha, media masa, organisasi masyarakat, dan LSM. Guna membangun opini publik yang berdampak positif bagi jajaran polres lampung utara.

“Dengan memberikan penerangan kepada publik yang bersifat ketauladanan, publiksi keberhasilan, keterbukaan, dan demokratis. Semua dilakukan melalui media masa cetak maupun elektronik,” pungkasnya.

Pengukuhan Pokdar Kamtibmas dihadiri Pembina Pokdar Kamtibmas Provinsi Lampung Herman Rusli, Dir Binmas Polda Lampung Kombes Pol. Drs. Jhoni Soeroto, Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, para Pejabat Utama Polres Lampura dan Kapolsek, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat Awak Media serta Kelompok Masyarakat lainya. (Adi/Yono)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: