Hukum & Kriminal News Tulang Bawang Barat

Polsek Tulangbawang Tengah Ringkus Spesialis Curas dan Curat yang Ancam Korban Dengan Senpi Rakitan

HK warga Lampura kini harus meringkuk di sel tahanan Polsek Tuba Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. (Rama)

TULANG BAWANG BARAT – Polsek Tulang Bawang Tengah berhasil menangkap HK (27), yang membawa dan menguasi senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver secara ilegal. HK ditangkap, Jumat (02/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, di Tiyuh/Kampung Tunas Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“HK yang berprofesi swasta, merupakan warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara,” tutur Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol Zulfikar M, S.H., mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, S.I.K., M.H., Sabtu (03/11/2018).

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi dari warga yang curiga melihat gerak gerik pelaku bersama rekannya di Tiyuh Tunas Asri. Berbekal informasi tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku HK, lalu dilakukan penggeledahan.

“Ternyata di dalam tas polo moto warna hitam dan ditemukan barang bukti (BB) senpi rakitan jenis revolver,senjata tajam (Sajam) dan kunci letter T, sedangkan temannya D yang sekarang masuk daftar pencarian orang (DPO) berhasil kabur saat melihat kedatangan petugas,” paparnya.

Dari hasil keterangan pelaku, pelaku telah melakukan 6 kali tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan sasaran kendaraan bermotor di wilayah Tumijajar dan Tulang Bawang Tengah.

“Dua kali curas dengan tempat kejadian perkara(TKP) di Tiyuh Panaragan, Satu kali curat dengan TKP di Tiyuh Tunas Asri dan Tiga kali curat dengan TKP di Tiyuh Gunung Timbul,” terang Kompol Zulfikar.

Kapolsek menambahkan, dari tangan pelaku berhasil disita barang bukti berupa tas merk polo moto warna hitam, senpi rakitan jenis revolver warna silver dengan gagang berwarna hijau, 5 butir amunisi aktif call 9 mm, sajam jenis pisau garpu dengan panjang 21,5 cm dan alat kunci beserta kunci letter T.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Tulang Bawang Tengah dan akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senpi illegal. Dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun,” tutup Kompol Zulfikar. (Rama)

Tags

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: