Lampung Tengah News

Premanisme Bersajam dan Senpi Beraksi di Lamteng, Satu Rumah Porak Poranda

Istri korban Jainah dan Ipar korban menunjukkan bukti laporan ke Satreskrim Polres Lamteng. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Aksi premanisme terjadi di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Minggu (28/6/2020) sekira pukul 21.00 WIB.

Aksi kawanan bersenjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) itu memporak porandakan kediaman Jainah. Bahkan aksi ala Coboy sekelompok orang tersebut sempat membuang tembakan ke arah atas sebanyak dua kali bahkan mengancam akan menghabisi pemilik rumah.

Jainah menerangkan, peristiwa itu terjadi, Minggu (28/6/2020) sekira pukul 21.00 WIB, rumahnya didatangi sekelompok orang tak dikenal yang ingin membacok suaminya Aribun. Beruntung suaminya berhasil kabur.

Setelah suaminya berhasil pergi melalui pintu belakang, Jainah dan ketiga anaknya tidak sempat lari, namun mengunci diri di kamar belakang. Saat itulah Jainah dan anak-anaknya diancam akan dibunuh oleh sekelompok orang tersebut.

“Mereka teriak-teriak nyuruh membuka pintu kamar, saya diem di dalam bersama anak saya mas. Preman kampung itu sambil teriak-teriak mau membunuh keluarga saya, mereka juga menghancurkan pintu depan dan jendela kaca rumah serta perabotan, semuanya dihancurin dan menembak dua kali di dalam rumah,” ujar berlinang air mata usai melapor ke Polres Lamteng, Senin (29/6/2020).

Namun Jainah merasa aneh dengan lantaran suaminya saat ini malah diamankan Polsek Padang Ratu, dan belum mengetahui mengapa suaminya dibawa polisi. Ia pun mengaku masih syok dengan kejadian tersebut, begitu juga ketiga anaknya.

“Anak saya sampai takut mau pulang ke rumah mas. Alhamdulillah saya didampingi dua kakak ipar saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Lampung Tengah. Saya berharap penegak hukum segera menindak lanjuti kasus ini, dan para pelaku segera ditangkap dan diadili seadil adilnya,” tukasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Yuda Wiranegara, SH., SIK., membenarkan telah menerima laporan Jainah. Pihaknya akan segera memproses laporan tersebut.

“Saat ini kita baru menerima laporan korban dan akan segera dilidik agar dapat diproses secepatnya,” tutupnya. (Mozes)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: