Mesuji News

Program PDAM di Kecamatan Simpang Pematang ‘Gatot’

www.tabikpun.com, Mesuji – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji melalui Dinas Pekerjaan Umum Gatot  atau gagal total dalam menanggulangi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat. Hal ini tercermin dengan tidak lagi berfungsinya PDAM bagi warga di Kecamatan Simpang Pematang dan sekitarnya.

Bangunan PDAM yang berdiri pada 2010 ini kian menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat sekitar. Pasalnya, dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah, bangunan PDAM hanya dapat digunakan selama dua bulan pasca pembangunannya selesai.

”Di tahun 2010 masyarakat memang kesulitan mencari sarana air bersih Pada saat itu masyarakat yang ingin memiliki air bersih harus membayar sejumlah uang kepada pengurus PDAM di desa Simpang Pematang,” jelas Maksum warga Desa Simpang Pematang.

Diceritakannya, saat ini kondisi PDAM tak dapat dipakai, mengingat kondisi air tak dapat dikonsumsi seperti air bersih, karena airnya kuning dan lengket. Dengan kata lain pembagunan sarana PDAM yang dibangun di lahan Desa Simpang Pematang dengan luas lahan sekitar 1/4 hektar hanya menghabiskan anggaran saja.

”Sangat disayangkan, program untuk kepentingan masyarakat luas ini harus berakhir tragis. Sampai saat ini ya masih seperti itu kondisinya,” tutupnya.(Billy)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: