Lampung Utara News

Puluhan Pendaki Gunung Seminung Disambar Petir, Ada yang Luka Ringan, Berat, dan Tewas

Aji Saputra, pemuda asal Desa Gunungbesar, Abungtengah, Lampung Utara (Lampura), menunjukan luka bakar di bagian punggung akibat sambaran petir saat mendaki Gunung Seminung. (Adi)

LAMPUNG UTARA – Tidak ada yang tahu kehendak alam, seperti yang dialami puluhan pendaki Gunung Seminung di Pekon Tebapering, Sukau, Lampung Barat (Lambar), Minggu (30/4/2023) malam. Cuaca yang tadinya bersahabat berubah gelap, kemudian hujan disertai petir menyambar.

Perubahan cuaca begitu cepat, sekira pukul 20.00 WIB hujan turun, suasana berubah mencekam. Kilat dan petir bersaut menandakan cuaca tidak lagi bersahabat.

“Sebelumnya cuaca cerah, tapi berubah seketika. Tiba-tiba terdengar suara petir yang dahsyat menyambar pohon, merambat ke tanah tempat kami berkemah menyambar puluhan pendaki. Barang bawaan, seperti tenda, tas, hanphone dan pakaian hangus,” ulas Aji Saputra dan Yogi, korban sambaran petir Gunung Seminung, Senin (1/5/2023).

Keduanya berkisah, usai musibah tersebut, para pendaki bertahan di tenda masing-masing. Kemudian pada pagi hari, Tim Basarnas, BPBD, petugas dan masyarakat datang menyalamatkan mereka untuk segera mendapatkan perawatan medis.

“Alhamdulillah saya masih hidup, walaupun mendapatkan luka bakar di punggung akibat sambaran petir,” ucap Aji pemuda asal Desa Gunungbesar, Abungtengah, Lampung Utara (Lampura) menutup percakapan.

Sementara berdasarkan data BPBD Lampung Barat, 90 pendaki berasal dari Lampung dan Sumatera Selatan, akibat tersambar petir, satu orang pendaki meninggal dunia, tujuh luka berat, dua luka ringan, dan tiga hipotermia atau teserang udara dingin sudah di evakuasi. Warga meningga dunia adalah Abdal Reka Anggara, warga Desa Terean, Mekakau Ilir, Banding, OKU Selatan, Sumatera Selatan, jenazah korban sudah dipulangkan. (Adi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: