Metro – Helmi Gumilar dan Arsyil Mangku Tantowi warga Jalan Wijaya Kesuma 15 Polos RT/RW 02/01 Kelurahan Metro Kecamatan Metro Pusat nyaris jadi korban pembobolan rumah, Sabtu (25/8/2018).
Beruntung percobaan pencurian sekitar pukul 10.00 WIB itu berhasil diketahui Asril dan tetangganya yang langsung meneriaki pencuri hingga memicu datangnya warga sekitar. Alhasil pencuri yang diketahui berinisial SI (35) warga Tanjung Ratu Lampung Tengah (Lamteng) bonyok di massa warga, sedangkan rekanya berinisial TK berhasil melarikan diri.
Kasat Reskrim Polres Metro AKP Tri Maradona, S.I.K., menerangkan, aksi SI kali pertama dipergoki oleh korban Arsyil Mangku Tantowi dan Romli Yansi tetangga korban saat akan membawa kabur motor milik Arsyil. Tersangka pun sempat menjadi bulan-bulanan warga, beruntung langsung diamankan petugas yang kebetulan sedang berada dilokasi.
“Kedua pelaku ini pertama kali masuk ke rumah Helmi Gumilar dan sudah mengobrak ngabrik rumahnya yang dalam kondisi kosong. Kemudian salah satu pelaku masuk ke rumah Arsyil yang kebetulah bersebelahan dengan Helmi melalui pintu belakang dan mencoba membawa kabur motor korban. Saat itulah korban meneriaki pelaku yang langsung memicu warga datang,” paparnya melalui WhatsApp, Minggu (26/8/2018).
Dari pengakuan tersangka, lanjut Kasat, SI bersama rekanya telah beraksi di 11 lokasi berbeda, mulai dari Kota Metro, Lamteng, dan Bandarlampung. “Pelaku beraksi dua kali di Kota Metro, di wilayah hukum Polsek Metro Pusat dan Polsek Metro Selatan, di Lampung Tengah 2 kali, dan di Bandarlampung 5 kali,” jelasnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku berupa sebuah kunci leter T, senjata tajam sejenis badik, handphone milik pelaku dan motor merk Mio J warna hitam milik korban. Pihaknya pun telah menetapkan rekan pelaku berinisial TK sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Metro.
“Pelaku dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polres Metro guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya. (Ga)














Add Comment