METRO – IAI Agus Salim beserta Yayasan Pusat Pendidikan Islam (YPPI) Lampung beserta seluruh amal usaha di bawahnya aktif menggalang bantuan bagi korban Tsunami di Lampung Selatan (Lamsel). Penggalangan dana pun berhasil mengumpulkan uang tunai Rp 15 juta serta kebutuhan pokok bagi anak dan wanita.
Bantuan yang dikirimkan, Minggu (13/1/2019) dari Kampus IAi Agus Salim dilepas langsung oleh Rektor IAI Agus Salim Metro H.Ach.Chairy. M., Pd. Ia mengatakan, meski bantuan yang diberikan tidak seberapa ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana di Lamsel.
“Semoga semua dapat diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini. Begitu pula para korban meninggal semoga khusnul khotimah,” imbuhnya.
Menurutnya, bencana ini pada hakekatnya bukan hanya bencana bagi korban tsunami Lampung dan Banten semata. Tapi sebenarnya bencana ini adalah bencana untuk kita semua, kesedihan mereka adalah kesedihan kita semua.
“Oleh karena itu kedepan kita harus lebih waspada dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Agar bencana tidak lagi terjadi ditengah-tengah kita, cukuplah yang sudah berlalu, Aamiin,” tutupnya. (Red)
IAI Agus Salim beserta Yayasan Pusat Pendidikan Islam (YPPI) Lampung beserta seluruh amal usaha di bawahnya aktif menggalang bantuan bagi korban Tsunami di Lampung Selatan (Lamsel). Penggalangan dana pun berhasil mengumpulkan uang tunai Rp 15 juta serta kebutuhan pokok bagi anak dan wanita.
Bantuan yang dikirimkan, Minggu (13/1/2019) dari Kampus IAi Agus Salim dilepas langsung oleh Rektor IAI Agus Salim Metro H.Ach.Chairy. M., Pd. Ia mengatakan, meski bantuan yang diberikan tidak seberapa ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana di Lamsel.
“Semoga semua dapat diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini. Begitu pula para korban meninggal semoga khusnul khotimah,” imbuhnya.
Menurutnya, bencana ini pada hakekatnya bukan hanya bencana bagi korban tsunami Lampung dan Banten semata. Tapi sebenarnya bencana ini adalah bencana untuk kita semua, kesedihan mereka adalah kesedihan kita semua.
“Oleh karena itu kedepan kita harus lebih waspada dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Agar bencana tidak lagi terjadi ditengah-tengah kita, cukuplah yang sudah berlalu, Aamiin,” tutupnya. (Red)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Add Comment