Metro News

Sudah Siap Ditilang? Monggo Langgar Rambu di Jalan Ini

Pengendara yang melanggar rambu perboden di Jalan ZA Pagar Alam akan dikenakan sanksi tilang. (Arby Pratama)

www.tabikpun.com, Metro – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro menginformasikan jika masa sosialisasi perboden Jalan ZA Pagar Alam telah selesai. Kepada pengendara yang tetap melanggar rambu tersebut akan dikenakan sanksi tilang oleh Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Metro.

Kadis Perhubungan Kota Metro Mochamad Syafei melalui Kepala Bidang (kabid) Lalu Lintas Michael Suyono menerangkan, Kamis (3/8/2017) penindakan berbentuk penilangan akan dikenakan terhadap pengendara yang melanggar rambu tersebut. Dimana saat sosialiasi, jika ada pengendara yang merobos perboden di Jalan ZA Pagar Alam hanya diinstruksikan agar memutar arah.

“Waktu sosialisasi, pengendara yang menerobos perboden itu hanya kami setop dan diminta putar balik. Tetapi mulai besok (Kamis, red) jika ada yang melanggar akan mendapatkan sanksi dari pihak kepolisian,” tegasnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/8/2017).

Tujuan perboden, lanjut dia, untuk mengurai kemacetan di jalan tersebut pada jam sibuk. Pun memperlancar kendaraan tamu saat berkunjung ke rumah dinas Walikota.

”Tujuannya peraturan satu arah itu untuk mengurangi kepadatan arus lintas, karena itu lokasi pemimpin kita dan banyak tamu-tamu dari luar daerah. Kalau kita buat dua jalur pasti semerawut. Maka kita buat satu arah supaya tidak padat. Sehingga tamu pun kalau mau masuk ke rumah dinas pak wakil dan pak wali nggak terganggu. Dan ini berlaku untuk semua pengendara tanpa terkecuali,” paparnya.

Ia berharap, pengendara dapat mematuhi peraturan tersebut. Pasalnya pihaknya telah cukup lama melakukan sosialisasi peraturan lalulintas tersebut upaya memberikan informasi kepada para pengendara.

”Sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi dari mulai April sampai Mei 2017. Itu sudah berjalan dua bulan. Kemudian kita berhentikan dulu sosialisasinya untuk melihat situasinya, ternyata masih banyak yang melanggar. Kami berharap dengan sosialisasi yang sudah dilakukan dan bantuan dari teman-teman media, tidak lagi ada pengendara yang melanggar perboden ini,” imbuhnya.

Diketahui, diterbitkannya peraturan perboden di jalan tersebut merujuk pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan. Serta diperkuat oleh kesepakatan Forum Lalu Lintas Kota Metro dan Masyarakat Pemerhati Lalu Lintas di Kota Metro. (Ap)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

%d blogger menyukai ini: