Metro News

Tarif Iuran BPJS Berubah, Begini Penjelasanya

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Metro, Sudiyanti saat menyampaikan kenaikan iuran BPJS pada konferensi pers di ruang rapat BPJS setempat,  Selasa (16/6/2020). (Red)

METRO – Pemerintah kembali akan menaikkan iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Metro, Sudiyanti mengatakan, kebijakan tersebut diterbitkannya sesuai dengan putusan Mahkamah Agung. Menurutnya, untuk besaran iuran JKN-KIS peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Mandiri pada Januari, Februari, dan Maret 2020, mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu Rp 160.000 untuk kelas I, Rp 110.000 untuk kelas II, Rp 42.000 untuk kelas III.

“Namun untuk bulan April, Mei, dan Juni 2020, besaran iurannya mengikuti Perpres Nomor 82 Tahun 2018, yaitu Rp 80.000 untuk kelas I, Rp 51.000 untuk kelas II, dan Rp 25.500 untuk kelas III. Sedangkan Per 1 Juli 2020, iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp 150.000 untuk kelas I, Rp 100.000 untuk kelas II, dan Rp 42.000 untuk kelas III,” paparnya dalam diskusi bersama media pers dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Pencegahan Penyebaran dan Pengendalian Covid-19, di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Metro, Selasa (16/6/2020).

Selanjutnya, sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi finansial masyarakat, lanjut Sudiyanti, pemerintah menetapkan kebijakan khusus untuk peserta PBPU dan BP kelas III. Tahun 2020, iuran peserta PBPU dan BP kelas III tetap dibayarkan sejumlah Rp 25.500, sementara sisanya sebesar Rp 16.500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah.

“Kemudian, pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000,” jelasnya.

Sementara itu, tambahnya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 BPJS Kesehatan terus berinovasi dalam pengembangan layanan seperti Mobile JKN dengan antrian onlinennya. Selain itu juga BPJS juga mengeluarkan trobosan baru berupa BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 sebagai upaya pelayanan kepada peserta JKN-KIS dan masyarakat tetap berjalan prima.

Tidak sampai disitu, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan Vika (Voice Interactive JKN) dan Chika sebagai kemudahan layanan di era digital saat masa pandemi saat ini.

“Jadi Chika dan Vika ini dapat memberikan informasi seperti cek status kepesertaan, cek tagihan BPJS Kesehatan, lokasi fasilitas kesehatan, lokasi kantor cabang BPJS Kesehatan, informasi seputar JKN KIS, informasi perubahan data peserta dan pendaftaran peserta serta layanan informasi yang terhubung langsung dengan Agen BPJS Kesehatan 1500400, jadi tak perlu lagi ke kantor BPJS terdekat,” jelas Sudiyanti. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: