Lampung Barat News

Tingkatkan Mutu dan Produksi, Kemendesa PDTT Bantu Berbagai Alsintan ke Petani Kopi Lambar

Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus simbolis menyerahkan bantuan alsintan kepada Kelompok Tani Anjungan Kampung Kopi Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam. (Angga Tejo)
LAMPUNG BARAT – Untuk meningkatkan mutu dan prodiktifitas, sejumlah petani kopi dapat bantuan alat produksi pertanian (alsintan) dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). Bantuan diserahkan langsung Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus kepada Kelompok Tani Anjungan Kampung Kopi Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, Selasa (13/11/2018).

Bantuan yang diterima antara lain,  mesin roasting kopi kapasitas 3 Kg sebanyak 3 unit, roasting kapasitas 5 Kg satu unit, mesin penyiang gulma sebanyak 33 set, terpal jemur sebanyak 200 lembar, mesin huller sebanyak 19 unit, mesin pulper sebanyak 4 unit, mesin pencuci kopi sebanyak 1 unit, mesin grader sebanyak 1 unit, mesin bubuk kopi sebanyak 2 unit.

Selain itu Kementerian Pertanian kuba memberikan bantuan peningkatan produksi dan produktivitas komoditas perkebunan yang terdiri atas intensifikasi kopi robusta sebanyak 100 Ha,  peremajaan Kopi Robusta sebanyak 630 Ha, sertifikasi organik oleh Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) di desa organik berbasis komoditas perkebunan sebanyak 3 kt, alat pembuat lubang tanam dan rorak sebanyak 41 unit, fasilitasi pengolah kopi sebanyak 3 kt, alat pasca panen kopi sebanyak 5 kt, irigasi perpompaan sebanyak 1 kt, fasilitasi pembentukan lem (lembaga ekonomi masyarakat) sebanyak 6 kt, bantuan benih lada sebanyak 2 kt, bantuan desa mandiri benih kopi robusta sebanyak 2 kt.

Bupati Lambar Parosil Mabsus mengatakan, pembangunan sub sektor perkebunan mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian daerah yang ditunjukkan dengan kontribusi yang cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) Kabupaten Lampung Barat dimana Lambar merupakan pusat penghasil Kopi Robusta terbesar di Provinsi lampung.

“Komoditas Kopi Robusta sebagai komoditas unggulan Kabupaten Lampung Barat masih dihadapkan pada permasalahan klasik yaitu produksi, produktivitas dan mutu yang masih rendah. Oleh karena itu penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian pada hari ini merupakan stimulan untuk mendukung percepatan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu komoditas perkebunan utamanya komoditas Kopi Robusta,” kata Parosil.

Ia menambahkan, pengembangan kemampuan kelompok tani yang ada di seluruh pekon di Lampung Barat menjadi penopang utama pengembangan kopi di Lampung Barat. Kelengkapan perlengkapan, ketersediaan pupuk dan bibit unggul serta infrastruktur di lingkungan pertanian dan perkebunan akan memudahkan petani dalam rangka mencapai produktivitas yang tinggi disertai kualitas kopi yang baik.

“Popularitas Kopi Lampung Barat sudah mencapai tingkat kualitas internasional untuk terus dikembangkan, mari bersama kita kembangkan kopi sebagai komoditas unggulan di Lampung Barat.

Terakhir petani juga bisa mengembangkan komoditas Lada dan Kakao sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat Lampung Barat,” pungkasnya. (Angga)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: