Metro – Mobil Truk tanpa muatan terperosok disaluran irigasi sedalam 3 Meter di halaman belakang rumah warga di jalan Rajabasa, kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur, Kamis, (01/06) ).
Dari keterangan warga sekitar, kejadian sial itu terjadi sekira pukul 03.00 WIB dini hari tadi, warga mendengar suara kendaraan yang melaju kencang disusul suara gemuruh seperti menabrak sesuatu.
“Ya pas sahur tadi itu ada suara mobil kebut lewat sini, tau-tau gak lama ada suara glegar gitu, jadi saya keluar warga juga pada keluar, pas di liat ya ini mobilnya nyungsep kesini. kemungkinan dari arah Jl. Ahmad Yani Mungkin Mau Ke Jl. AH Nasution tapi lewatnya jalan Rajabasa sini, supirnya gak tau kali kalo jalan ini ada tikungan,” papar Nadirsyah Putra Warga setempat.
Warga menduga sopir yang mengendarai mobil truk tersebut sedang dalam keadaan mabuk lantaran terdapat dua botol minuman keras merk vigour atau anggur merah ada terdapat didalam mobil naas tersebut.
“Dia cemplung sini, udah kami tolong kok dia marah tambahan, jadi semua orang warga disini di tantang dia gak ada yang takut. Pokoknya semua orang di gang ini ditantangin di ajak berantem sama orang ini. Makannya jadi kami panggil polisi kami suruh bawa. Yang pasti kami yakin orang ini mabuk karena ada buktinya pigur itu dua botol tinggal satu botol,” jelasnya.
Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas), AKP. Zainal Abidin membenarkan terkait adanya kecelakaan tunggal di jalan merdeka Yosorejo Metro Timur tersebut.
“Iya benar itu, kejadian itu tadi malam kurang lebih jam 3 dini hari, ini kecelakaan tunggal. Keliatannya setelah anggota kami ke TKP ada bau alkohol, setelah kita periksa juga kita duga supir ini mabuk,” kata Kasat Lantas polres Metro.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui supir truk naas tersebut merupakan warga Bunga Mayang kabupaten Lampung Utara yang usai melakukan bongkar muat di gudang Bawang Lanang.
“Pengemudinya kita identifikasi bernama Budi setelah kita periksa ternyata supir ini warga bunga mayang Lampung Utara, dia abis bongkar muat di gudang bawang lanang metro itu. Kalo untuk surat-surat lengkap ya hanya saja pengemudi ini lalai dan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi masuk kejalan lingkungan. Untuk pelangarannya masih akan kita selidiki lebih lanjut,” tandasnya. (ap)















Add Comment