METRO – Gabungan organisasi profesi dokter menggelar vaksinasi dengan ribuan dosis. Vaksinasi yang awalnya dituju untuk lansia, malah ramai didatangi para pelajar se-Kota Metro.
“Totalnya ada 1.500 dosis. Berhubung saat ini di Metro sudah banyak yang membuka vaksin jadi yang lansia mendatangi vaksinasi terdekat. Nah, saat ini kami langsung memfokuskan ke vaksinasi pelajar,” kata Ketua Pelaksana Vaksinasi Massal lima profesi dokter, dokter Chandra Pandiangan di Gedung Sesat Agung, Selasa (12/10/2021).
Hari pertama gelaran vaksin di buka, lanjutnya, masyarakat umum masih mendominasi. Namun sejak Senin kemarin sudah banyak pelajar yang datang ingin di vaksin.
“Kami pada vaksinasi pelajar ini awalnya tidak banyak. Namun dalam dua hari terakhir ini yang mendominasi malah pelajar. Pelajar juga menjadi Terget kami. Karena memang kami juga mendukung adanya pembelajaran tatap muka (PTM),” beber Chandra.
Dia berharap, apa yang sudah dilakukan pada saat ini bisa menambah dari pada target yang ada sehingga nantinya PTM dapat segera berlangsung. Kemudian, dalam penerapan PTM, mengharuskan guru-guru dan murid 80 persen sudah divaksinasi.
“Kami mengundang sekolah-sekolah untuk mendaftarkan anak didiknya agar mau divaksin. Untuk jumlahnya tidak sama, karena setiap sekolah ada yang mengirimkan 50-100 anak,” ucapnya.
Kesempatan sama, Dava Evar Fernanda, siswa kelas XI SMKN 2 Metro mengaku bahagia dengan adanya vaksinasi untuk pelajar.
“Jadi guru di sekolah mendata kami untuk segera divaksin, saya tak mau menyia-siakan itu. Kebetulan orang tua juga mendorong saya jika ada vaksinasi pelajar langsung suruh ikut,” katanya.
Menurutnya, pembelajaran secara daring yang sudah lama berlangsung hanya membuatnya bosan dan terbatasnya kreativitas.
“Memang pada masa Covid-19 ini pertemuan di sekolah sangat jarang. Kami juga merasa jenuh jika harus seperti itu terus,” ungkapnya. (Adi/AW)















Add Comment