LAMPUNG TENGAH– Warga Dusun 01 Sarikaton RT 004, RW 002 Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Punggur Lampung Tengah, menolak rencana pembangunan Base Transceiver Station (BTS) salah satu provider seluler Di Desa perbatasan Sidomulyo dengan Desa Nambah Rejo Kecamatan Kota Gajah Lampung Tengah.
Lilis Hartono ( 37), warga sekitar mengungkapkan, awalnya sekitar sebulan yang lalu datang seseorang yang mengaku dari Pihak Provider selluler mendatangi ke rumahnya dan mengatkan bahwa lokasi di kebun rumahnya titik sinyal GPS untuk dibangun tower sangat bagus. Dengan alasan tersebut pihak yang mengaku dari provider itu menawarkan akan menyewa tanahnya selama 20 tahun dengan rician pembayaran selama 10 tahun pertama akan dibayar 90 juta, selanjutnya 10 tahun berikutnya dirinya diimingi akan naik harga sewanya menjadi 140 juta.
Lantaran tidak tergiur serta keluarga merasa khawatir muncul berbagai dampak atas keberadaan BTS dimaksud, maka Lilis bersama keluarga terpaksa menolaknya. Berselang beberapa hari kemudian, dirinya mendapat informasi bahwa pihak provider akan membangun tower di lahan yang tak jauh dari rumahnya.
Mendengar informasi tersebut Lilis langsung mencoba menghubungi orang yang pernah menawarkan kepadanya tersebut untuk meminta kejelasan mengapa tetap saja akan dibangun tower padahal pihaknya telah menolak. Namun jawaban orang tersebut menyatakan bahwa mereka akan tetap membangun di sebelahnya dengan dalih lokasi tersebut sangat baik dijadikan titik pembangunan tower.
Lilis sangat menyayangkan jika pihak provider masih tetap akan membangun tower tersebut didekat rumahnya karena dari awal keluarganya telah menolak dan bukan orientasi pada uang sewa namun khawatir akan dampak yang timbul atas keberadaan tower tersebut.
Menurut Lilis, Jika Tower Pemancar Sinyal Seluler dibangun di dekat rumahnya, dirinya khawatir akan menimbulkan radiasi hingga memicu penyakit kanker, menurunkan kekebaln tubuh, mengundang serangan Petir serta mengancam jika towernya rubuh dan berdampak negatif yang akan muncul lainya.
Sementara pihak yang mengaku dari provider XL tersebut saat di konfirmasi via hand phonenya ke nomor 0852-1173-xxxx tidak diangkat, dikonfirmasi via WhatsApp juga belum membalas.
( red)















Add Comment