Way Kanan – Polsek Way Tuba dan gabungan Resmob Way Kanan berhasil meringkus tiga dari empat pelaku begal, Jumat (8/6/2018). Penangkapan ketiganya berdasarkan laporan Adi Soni Saputra (27) warga Kampung Way Pisang Kecamatan Way Tuba korban pembegalan.
Dalam laporannya, korban mengaku telah dibegal, Kamis (7/6/2018) oleh 4 pelaku berinisial AK (25) DS (43) EP (40) dan JE yang saat ini masih buron, di Jalan Umum Kampung Bandar Sari Way Tuba.
Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara menjelaskan, sebelum motor yang dibawa korban dirampas, salah satu pelaku berinisial AK (25) mengajak korban berkeliling di sekitaran Way Tuba. Namun di tengah perjalanan tepatnya di kebun karet, pelaku dan 3 temannya langsung beraksi dengan memukul korban hingga terjatuh dalam parit lalu mengambil sepeda motor milik korban.
”Penangkapan terhadap pelaku sendiri berawal saat personil polsek melakukan patroli gabungan bersama team tekab 308 Polres Way Kanan. Melihat pengendara sepeda motor Tajima warna hitam BE 8850 WO memakai baju kaos hijau celana jean biru mirip dengan ciri-ciri pelaku yang diceritakan korban. Kemudian langsung dilakukan pengejaran, setelah dilakukan penangkapan pelaku mengaku bernama AK. Saat diintrogasi AK mengaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan bersama temannya,” bebernya.

Berhasil menangkap salah satu pelaku, lanjut dia, aparat kepolisian selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku DS di rumahnya di Kampung Way Tuba berikut dengan sepeda motor milik korban. Juga ditemukan plat motor hingga body motor yang terindikasi hasil 365 dari TKP berbeda.
”Kemudian dikembangkan kembali hingga dilakukan penggerebekan ke rumah pelaku JE di Kampung Way Tuba Asri, tetapi pelaku tidak ada di rumah. Namun didapati dua unit motor, merk Honda Revo warna hitam lis merah (indikasi hasil 365 Campang) dan sepeda motor yamaha vixion warna hitam (yang selalu dipakai pelaku saat beraksi),” imbuhnya.
Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku EP di rumahnya di Kampung Suma Mukti, berkat informasi dari DS yang terlebih dahulu tertangkap, penangkapan EP berjalan mulus tanpa perlawanan. Namun setelah menunjukkan kediaman EP, DS mencoba melepaskan diri dari pegangan petugas sehingga terlepas dan mencoba melarikan diri ke dalam kebun karet.
”Sehingga dilakukan tembakan peringatan sebanyak 2x, namun tidak dihiraukan. Akhirnya dilakukan penembakan ke arah kaki sebelah kanan DS,” tukasnya. (Dian)















Add Comment