METRO – Pasien positif Covid-19 kian bertambah di Kota Metro. Kali ini, di Kota Pendidikan Bumi Sai Wawai hingga hari ini bertambah 17 pasien. Jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 menjadi 268 orang.
Pasien 252 wanita berinisial NJN (28) warga Metro Timur, 30 Desember 2020 menjalani rapid saat akan menjalani operasi caesar ternyata reaktif. Pada 31 diswab ternyata positif, saat ini masih dirawat di rumah sakit.
Pasien 253 laki-laki inisial FW (38) ASN Pemkot Metro warga Metro Utara, kronologis pada 22 Desember 2020 menghadiri resepsi. Pada 25 Desember ke UGD keluhan sakit kepala dan sakit perut namun tidak dirawat.
Kemudian dua kali menjalani rapid, hasil pertama non reaktif, hasil kedua reaktif. Menjalani swab pada 31 Desember 2020 hasilnya positif, kini pasien sedang dirawat di rumah sakit.
Pasien 254 laki-laki inisial SS (63) warga Metro Pusat, kronologis pada 29 Desember 2020 ke UGD menjalani rapid karena sering pulang pergi Kota Metro-Bandar Lampung. Hasil rapid reaktif, pada 31 Desember 2020 hasil swab positif, kini dirawat di rumah sakit.
Pasien 255 wanita inisial CH SRU (51) warga Metro Pusat seorang tenaga kesehatan (nakes) mengeluh demam. Hasil rapid reaktif dan hasil swab positif, kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 254 laki-laki inisial D (38) warga Metro Barat, ASN Pemkot Metro, pada 19 Desember 2020 mengeluh tidak enak badan. Tidak ada perubahan serta batuk dan mual, 30 Desember 2020 ke UGD rumah sakit, hasil rapid non reaktif, rontgen thorax kesan pneumonia. Hasil swab pada 31 Desember 2020 positif, kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 257 inisial AR (20) warga Metro Barat, mahasiswa di Bandar Lampung, mengeluh hulang penciuman dan demam. Hasil rapid reaktif dan swab positif, kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 258 perempuan inisial NA (32) warga Metro Barat, guru SD di Kota Metro, menjalani rapid massal dengan hasil reaktif dan kembali menjalani rapid dengam hasil reaktif. Kemudian hasil swab positif, kini menjalani isolasi mandiri di rumah.
Pasien 259 inisial FLP (26) warga Metro Barat anak dari pasien 150 bekerja di Lampung Selatan tinggal di Bandar Lampung. Hasil rapid reaktif dan swab positif, kini isolasi mandiri di rumah di Bandar Lampung.
Pasien 260 wanita inisial DP (25) warga Metro Utara bekerja di Puskesmas, mengeluh tidak enak badan dan hilang penciuman. Hasil rapid reaktif dan swab positif. Kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 261 laki-laki inisial FR (35) warga Metro Pusat, Anggota Polisi di Polres Lamtim, kedatangan saudara dari Jakarta serta menghadiri pernikahan. Pasien ini mengeluh linu, demam, lemas, diare, hilang indra perasa dan penciuman. Hasil rapid reaktif dan swab positif, kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 262 perempuan inisial DE (20 warga Metro Barat staf di Pemkot Metro, mengeluh batuk, pilek, dan berkurang rada penciuman. Hasil rapid reaktif dan swab positif, kini isolasi mandiri di Wisma Alvaro yang disediakan Pemkot Metro.
Pasien 263 perempuan inisial IR (36) warga Metro Barat, pekerja kantoran di Kota Metro, hasil rapid reaktif dan swab positif. Kini menjalani isolasi mandiri di rumah.
Pasien 264 laki-laki inisial SM (47) warga Metro Timur, mengikuti rapid massal hasilnya reaktif. Kembali menjalani rapid mandiri dengan hasil reaktif kemudian hasil swab positif. Kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 265 laki-laki inisial AN (34) warga Metro Timur, pulang dari Bengkulu mengeluh demam, hasil rapid reaktif dan swab positif. Kini menjalani isolasi mandiri di rumah.
Pasien 266 laki-laki inisial DA (26) warga Metro Timur, mengeluh demam, mual, dan pusing. Hasil rapid reaktif dan swab positif, kini menjalani isolasi mandiri di rumah.
Pasien 267 laki-laki inisial MS (51) warga Metro Timur, pulang dari Jogja mengeluh demam. Hasil rapif reaktif dan swan positif, kini isolasi mandiri di rumah.
Pasien 268 wanita inisial DIP (34) warga Metro Timur mengeluh demam, pusing, dan lemas, serta sesak. Hasil swab positif, kini masih dirawat di rumah sakit. Sementara delapan pasien yang selesai menjalani isolasi adalah pasien berinisal AS, YAAP, H, STKS, AG, HK, SAP, dan TK. (Red)














Add Comment