Metro News

Anna Morinda: Prestasi Atlet Percasi Tanpa Keterlibatan Pemkot Metro

Kevin Atlet Porwil Percasi Kota Metro (kiri), Ketua Percasi Metro Anna Morinda (tengah) dan Setiawan (kanan) peraih penghargaan Pemain Terbaik Lampung pada Turnamen Catur Nasional Piala Komandan Puslatpurmar-8 saat bincang santai nasib Percasi Metro kedepanya. (Ist)

METRO – Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kota Metro, Anna Morinda meminta Pemkot Metro mengapresiasi atlet berprestasi. Karena sejauh ini prestasi yang diraih atlet Percasi tanpa keterlibatan Pemkot Metro.

“Saya salut dengan tekad atlet kita membawa nama baik Kota Metro, sayang prestasi yang diraih tanpa keterlibatan pemerintah,” katanya, Selasa (26/11/2019) malam.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menerima kunjungan R. Setiawan, atlet Percasi peraih penghargaan Pemain Terbaik Lampung pada Turnamen Catur Nasional yang digelar Pusat Pelatihan Tempur Marinir Ke 8 (Puslatpurmar-8) Teluk Ratai, Lampung, Sabtu (23/11/2019) lalu.

Anna berharap, mendatang Pemkot Metro lebih berkontribusi memenuhi kebutuhan atlet menjelang pertandingan. “Kedepan kami ingin Pemkot lebih perduli terhadap pembinaan, toh atlet berjuang membangun citra positif daerah melalui prestasi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dana bantuan dari Pemerintah untuk pembinaan dan pelaksanaan kompetisi setingkat Kejuaraan Daerah (Kejurda) jauh dari cukup. Dimana anggaran untuk Percasi hanya Rp 7 juta setahun.

“Bayangkan saja, untuk kesertaan kompetisi, pembinaan atlet, dan biaya akomodasi atlet selama satu tahun Pemkot kita hanya membantu Rp.7Juta. Sementara kegiatan Kejurda tiap tahun diadakan, belum lagi Porwil (Pekan Olahraga Wilayah), dan turnamen lain seperti Piala Komandan Puslatpurmar-8. Ini belum ditambah dengan keperluan akomodasi atlet dan kepelatihan,” bebernya.

Kevin, atlet catur Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), pernah mengeluhkan minimnya perhatian Kota Metro. “Saya minder, semua atlet peserta Porwil secara seremonial dilepas oleh pemerintah daerahnya masing-masing, cuma saya sendiri yang tidak,” ungkap penerima medali Perunggu pada Porprov 2017 lalu.

Turnamen Catur Piala Komandan Puslatpurmar-8 sendiri merupakan event pertandingan berskala nasional. 2 Grandmaster,9 Master Internasional, dan 30-an Master Nasional dari 15 Provinsi menjadi peserta ajang bergengsi itu. Setiawan, atlet catur Kota Metro ditetapkan sebagai penerima penghargaan Pemain Terbaik Lampung setelah menyisihkan Guritno, atlet Pringsewu peraih emas Porprov 2017.

Anna mengatakan, pemerintah Kota Metro perlu mengapresiasi prestasi Setiawan melalui pemberian dana insan berprestasi, yang dianggarkan dalam APBD 2019. Apresiasi merupakan pemicu prestasi dan ungkapan terimakasih atas peran tiap warga yang membawa nama baik daerah.

“Turnamen kemarin tergolong besar ya, Pemkot bisa saja mengapresiasi melalui pemberian dana insan berprestasi,” tutupnya. (rls/red)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: