LAMPUNG UTARA – Plt Lampung Utara (Lampura) Budi Utomo meminta masyarakat waspada dan tidak panik terhadap Virus Corona. Hal tersebut disampaikannya usai rapat tindaklanjut arahan Presiden RI dan Gubernur Lampung bersama OPD terkait di rumah dinasnya, Senin (16/3/2020).
“Saya menghimbau agar masyarakat terus melakukan pola hidup bersih dan sehat. Jangan panik dan belanja sembako berlebihan,” tegas Bupati.
Ia menerangkan, dalam rapat juga diputuskan kegiatan belajar mengajar (KBM) satuan pendidikan berlangsung di rumah alias diliburkan. Sesuai arahan Presiden RI serta surat edaran Gubernur Lampung, sebagai upaya pencegahan corona virus disease atau covid-19.
“Keputusan itu berlaku selama dua pekan kedepan, dari 17 hingga 30 Maret mendatang. Sementara untuk seluruh aparatur sipil Negara (ASN) tetap bekerja seperti biasa,” tambahnya.
Namun ia meminta kepada ASN untuk menunda kegiatan kedinasan yang melibatkan masyarakat luas. Ia menambakan, berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, terdapat 34 orang di Kabupaten Lampura yang masuk kategori orang dalam pantauan.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lampura, Maya Metissa membantah bahwa di Lampura tidak ada pasien Virus Corona. Dirinya sedang mencari kebenaran jumlah yang ada di surat yang beredar tersebut.
“Sebenarnya pres relles Dinkes Provinsi, secara tidak langsung membuat kepanikan, masyarakat khususnya Lampung Utara. Saat ini kami sedang mencari kebenaran 34 orang tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSD Ryacudu, Kotabumi, dr. Syah Indra Husada, mengatakan, pihaknya dan managemen rumah sakit berupaya penuh mempersiapkan segala sesuatunya dan ruangan khusus, untuk mengantisipasi adanya pasien yang terindikasi menyidap Covid-19, walapun dengan keterbatasan alat.
“Untuk penanganan secara maksimal kami belum bisa lakukan, tapi akan kita rujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap jika tidak dapat kami tangani,” ungkapnya. (Adi/ Yono)















Add Comment