Lampung Tengah News

Buyut Udik Segera Miliki GSG Representatif

Kampung Buyut Udik bakal miliki Gedung Serba Guna yang representatif. (Mozes)

Lampung Tengah – Balai Adat Kampung Buyut Udik Kecamatan Gunungsugih akan direnovasi tahun ini. Renovasi meliputi pembuatan Balai Adar menjadi lebih besar serta dapat digunakan menjadi Gedung Serba Guna (GSG) yang representatif.

Kakam Buyut Udik Johansyah menerangkan, renovasi balai adat merupakan bantuan dari Pemkab Lamteng. Menurutnya, renovasi tersebut memang telah seharusnya dilakukan guna mengakomodir kebutuhan masyarakat setempat.

“Terakhir balai adat direnovasi kira-kira 10 tahun yang lalu. Dan kali ini saya renovasi lagi. Mumpung saya masih menjabat kepala kampung, karena ini bentuk kepedulain saya selaku pemimpin. Ditambah kalau ada acara adat, tidak bisa menampung masyarakat,” ungkapnya, Kamis (5/10/2017).

Kakam Buyut Udik Johansyah . (Mozes)

Sebelumnya, ukuran balai adat Buyut Udik 8×34 meter, dalam renovasi akan ditambah menjadi 16×24,5 M. Sehingga total luas bangunanya kini mencapai 58 meter persegi dengan ketinggian gedung 6 M.

“Setelah direnovasi, memiliki banyak manfaat. Selain untuk kegiatan adat, bisa juga dijadikan sarana olahraga untuk muda mudi, juga kegiatan ibu-ibu PKK,” ujarnya.

Selain bangunan gedung, renovasi juga dilakukan di bagian depan. Seperti memasang tiang yang disebut Buay Unjuk dan Singgasana Pepadun. Kemudian, pagar bagian depan balai adat. Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Lamteng Mustafa yang telah mengalokasikan bantuan tersebut.

“Atas nama masyarakat, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Bupati. Kami mendukung sepenuhnya pak Mustafa maju pada Pilgub Lampung. Dukungan kami bukan tanpa alasan, karena kami sudah merasakan kepemimpinan beliau di Lampung Tengah yang sangat baik di segala bidang,” paparnya.

Selain membantu renovasi balai adat, Pemkab Lamteng juga menyalurkan bantuan berupa alat sulam menyulam bagi ibu-ibu PKK. “Terima kasih atas bantuan ini, pak Bupati. Adanya bantuan ini kami memiliki aktivitas yang kami lakukan di balai adat,” ungkap Sumiyati, anggota PKK kampung setempat.

Terpisah, Mozes pemuda di kampung setempat juga mengucapkan terima kasih atas direhabnya balai adat. “Jadi kita para pemuda pemudi tidak susah lagi kalau untuk berolahraga. Di balai adat bisa digunakan untuk berolahraga,” tutupnya. (red)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: