LAMPUNG UTARA – Sekitar sepekan terakhir masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengaku kesulitan membeli elpiji 3 kg bersubsidi. Anehnya, stok elpiji 3 kg ditingkat agen aman bahkan tidak Pertamina telah menambah kuota pengiriman untuk menghadapi natal dan tahun baru.
Yoyo salah seorang warga Desa Candimas mengaku telah berkeliling Kotabumi untuk membeli gas elpiji 3 kg, namun tak kunjung dapat. Hal serupa juga dialami Candra warga setempat.
”Saya pakai yang tiga kilo, dari kemarin dan bahkan sudah seminggu tidak dapat gasnya,” ujar Yoyo menegaskan.
Atas kelangkaan gas subsidi 3 Kg itu, Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak di beberapa agen gas elpiji, Rabu 19 Desember 2018. Kepala Dinas Perdagangan usai melakuan inspeksi mendadak, Wanhendri mengatakan jika ditingkat agen tidak mengalami kelangkaan dan bahkan kuota gas untuk agen di Lampung Utara ditambah oleh pihak Pertamina menghadapi natal dan tahun baru.
“Nah ini justru makanya kami turun dan memantau langsung atas laporan masyarakat terkait kelangkaan gas subsidi tiga kilo. Data pangkalan dari agen sudah kita dapatkan dan kami akan segara menghubungi satuan tugas pangan untuk bersama-sama melakukan pemantauan ditingkat pangkalan hingga distribusinya ke masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu pemilik agen PT Karya Jitu Esa Jaya, Silain menjelaskan untuk ditingkat agen tidak ada kelangkaan atau pun kekosongan gas ukuran tiga kilogram. ”Pengiriman dan penyaluran tidak ada masalah, pihak Pertamina pun mengirimkan gas sesuai dengan jatah jadi tidak ada masalah dan kalau ada kelangkaan di masyarakat justru kami tidak tahu,” terangnya.
Bahkan pihak Pertamina pun menambah kuota gas tiga kilogram menghadapi natal dan tahun baru. ”Ditingkat agen tidak ada masalah, gas datang langsung disalurkan jadi tidak ada keterhambatan dalam pengiriman gas ke tingkat pangkalan,” terangnya. (Adi)















Add Comment