Metro – Tampaknya fisik dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Sai Wawai harus segera dibenahi. Pasalnya, ASN kerap kali membubarkan diri disaat upacara masih berlangsung.
Kali ini terjadi saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-46 dan PGRI ke-72 yang berlangsung di Lapangan Mulyojati, Metro Barat, Rabu (29/11/2017). Tanpa komando, puluhan ASN berseragam Korpri dan PGRI membubarkan diri disaat upacara masih berlangsung.
Wakil Walikota Metro Djohan, S.E., yang geram melihat kelakuan para oknum tersebut langsung memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan para peserta. Dan langsung melakukan pengontrolan yang kemudian disusul oleh Inspektur Kota Metro Jihat Helmi dan Kepala BKD Kota Metro Herjuno.
Hal unik pun terjadi saat melakukan pengontrolan, terdengar suara dengan kalimat ‘Masuk PNS Nyogok’ yang membuat para peserta upacara termenung. Suara tersebut diduga terucap dari Kepala BKD Kota Metro Herjuno.
Ketika dikonfirmasi awak media Herjuno membantah bila ucapannya tersebut dikatakan secara serius. Ia menganggap pernyataannya tersebut hanya sebatas guyonan kepada para peserta upacara.
“Enggak, itu guyon saja, enggak bener itu. Bohong cuma guyon saja. Serius guyon, enggak ada itu,” tegasnya berkali-kali dihadapan awak media.
Sementara ketika disinggung tentang kedisiplinan para pegawai, Herjuno menilai para pegawai telah memiliki disiplin yang baik.
“Mereka pegawai itu melaksanakan disiplin sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010. Hanya karena mereka ini mengikuti upacara belum berakhir, mereka sebagian sudah pada mundur karena berbagai macam alasan,” jelasnya. (Ap)















Add Comment