LAMPUNG UTARA- Kasus pembunuhan Kurniawan sales Toko Sembako di Bukit Kemuning, Lampung Utara (Lampura) belum terungkap. Kurniawan tewas dengan leher tergorok dan tangan dibacok di Kebun Karet Desa Sukamenanti, Senin 24 Februari 2020 lalu.
Terhitung empat bulan berlalu pasca kejadian sadis tersebut diketahui, namun bihak berwajib masih kesulitan untuk mengungkap kasus. Sementara Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Gigih Andri mengaku, telah membetuk tim khusus untuk menemukan pelaku.
“Dari olah TKP dan beberapa saksi, belum ada yang mengarah ke pelaku, namun kami berupaya semaksimal mungkin untung mengungkap kasus yang menjadi atensi pimpinan, saat ini kami masih mendalami dan menyelidikinya,” ujarnya, Kamis (20/7/2020).
Sebelum kejadian nahas tersebut, Kurniawan (23) warga RT 3 LK 5 Dusun Talang Sebayau, Kalibalangan, Abung Selatan, Lampura bersama dua sales lainnya berangkat dari toko BJR Kotabumi, Senin 24 Februari 2020 pukul 08.00 WIB untuk mengantar barang dan menagih uang.
Imam sopir truk dan rekan sesama sales Arief Mahmudi yang bersama korban mengatakan, hilang kontak dengan korban setelah berpisah di pertokoan Pasar Bukit Kemuning. Keduanya mengetahui temannya meninggal dari warga yang menemukan korban di kebun karet.
Sementara dua rekan sales korban lainnya menyebut korban, Imam, dan Arief Mahmudi berangkat bersama mengendarai truk boks BE 8022 KU. Korban diketahui baru bekerja di Toko BJR Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan selama tiga bulan, sebelumnya di Alfamart. (Adi/Yono)














Add Comment