Lampung Tengah – Pelaksanan tugas (plt) Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dibuat geram oleh jajarannya, Kamis (19/4.2018). Itu terjadi karena minimnya partisipasi anggota Korps Pegawai Negeri (Korpri) mengikut pengajian rutin.
Kemarahan Loekman dilontarkan saat dia menghadiri pengajian di Sesat Agung Nuwo Balak. “Jangan paksa saya untuk bertindak tegas,” ujar Loekman.
Menurut Loekman, seharusnya seluruh pegawai mengindahkan undangan dari SKP dan tidak perlu banyak alasan untuk tidak menghadiri kegiatan tersebut. Karena hal itu merupakan bentuk disiplin pegawai.
“Seharusnya dengan adanya undangan kepala SKP hendaknya tidak perlu lagi ditelepon, karena undangan itu sudah pasti tidak perlu ada alasan. Setiap kegiatan apapun, hendaknya perlu diperhatikan, karena ini juga salah satu bentuk disiplin pegawai,” bebernya.
Selain itu, pihaknya juga meminta untuk dibuatkan absensi kehadiran setiap ada acara rutin dan diserahkan kepada Asisten III. “Saya minta setiap kegiatan agar dibuatkan absensi dan diserahkan pada Asisten III. Hal ini juga sebagai bahan evaluasi nantinya,” ujarnya
Loekman pun sangat menyayangkan minimnya minat para pegawai dan pengajian rutin tersebut hanya dihadiri beberapa kepala SKPD. Sehingga sebagian kursi dipenuhi oleh anggota Satpol PP. (Mozes)















Add Comment