TULANG BAWANG BARAT – Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) angka perceraian terbilang tinggi di Tulang Bawang Barat (Tubaba). Sejak Januari-Juli 2019, tercatat 225 kasus perceraian yang ditangani PA Tubaba.
”Jika 225 kasus perceraian ini dibagi perhari, maka setiap bulannya 32 wanita menjadi janda di Tulang Bawang Barat,” ungkap Penitera PA Tulang Bawang Tengah Miswardi S.H., di ruang kerjanya, Rabu (17/7/2019).
Menurutnya, mayoritas kasus perceraian dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi dan perselingkuhan. Dimana mayoritas pasangan yang mengajukan perceraian tersebut berusia 20-35 tahun, yang terbilang relatif muda.
“Sekitar 80 persen janda muda, untuk kasus cerai periode Januari- Juli 2019. Sisanya janda tua. Meningkat tidaknya, bisa dilihat Desember nanti,” katanya.
Dalam satu tahun terakhir, kasus perceraian yang ditangani PA Tulang Bawang Tengah kebanyakan merupakan permohonan dari istri dibanding suami. Selain ekonomi, penyebab perceraian juga karena pertengkaran terus menerus, meninggalkan pasangan karena keluar negeri, atau pasangannya terjerat hukum. (Andika)















Add Comment