LAMPUNG UTARA– Seratusan kontraktor di Lampung utara berunjukrasa di depan kantor bupati setempat, rabu pagi tadi ( 01/11/2017).
Mereka menuntut uang muka dan PHO para rekanan tidak kunjung cair dan belum dibayar oleh pemerintah setempat. Tidak hanya itu yang mereka tuntut, pendemo juga menuntut tunjangan sertifikasi guru, honor kepala desa sampai ketua rukun rumah tangga (RT) hingga kini belum dibayar.
,”Mana pemimpin kita kok tidak pernah ada setiap kami Gelar aksi orasi, Mau jadi apa Lampung Utara kalo semua aspek kehidupan saja mengelu, bayar hak hak kami, tukang tukang kami butuh di bayar, kami lapar kami butuh makan ” keluh para demonstran sat menggelar aksi dengan menggunakan pengeras suara.
Menanggapi tuntutan rekanan, sekertaris daerah lampung utara, Samsir didampingi Kepala dinas pekerjaan umum, Syapudin bersama bagian keuangan daera (BPKAD), Budi Utomo mengatakan, semua sedang mereka bahas bersama dengan pemerintah pusat dan provinsi. Secara tidak langsung kucuran dana tersebut menurut mereka bertahap dan tidak langsung.
“Pada prinsipnya pemerintah daerah akan membayar wajib untuk membayarnya, karna keuangan kini tidak memungkinkan untuk membayar sekaligus kami akan membayar secara bertahap pasti akan di lunasin, di mohon untuk bersabar,” ungkap mereka dihadapan demonstran.
Dari pantauan dilokasi, aksi unjukrasa berlangsung damai dan tertib, sejumlah pendemo selain berorasi, mereka juga membawa poster sebagai bentuk protes atas kebijakan pemda lampung utara. Aksi ini merupakan kesekian kalinya dengan tuntutan yang sama ( Adi)















Add Comment