
MESUJI – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mesuji telah melakukan Survei Investigasi Deisain (SID) terkait pembangunan fasilitas dermaga Sungai Sidang Kecamatan Rawajitu Utara (RJU) Mesuji dengan fokus diskusi beberapa waktu lalu bersama Dishub, Bappeda, Dinas PUPR dan Dinas PUPR Provinsi Lampung dan juga Dishub Provinsi Lampung.
Menurut Kadishubkominfo Widada hasil diskusi pembangunan dermaga akan dibangun dengan volume 80×10 M, yakni untuk perkantoran pelabuhan. Kemudian untuk pelancar kapal perintis tersebut harus di lakukan pengerukan terlebih dahulu sebelum di lewati kapal.
“Syarat sudah lengkap. Termasuk SID dan detil hitungan desain DID selesai tahun ini,” katanya, Senin (15/10/18).
Diketahui, Pemkab Mesuji telah mendapatkan bantuan satu unit kapal perairan rakyat (Kapera) Benawa Nusantara Tujuh pada tahun anggaran 2017 dari Kementerian Perhubungan. Itu untuk menunjang alat transportasi air dan bisa juga untuk paraiwisata perairan.
Di 2018 Mesuji kembali akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Perhubungan satu unit kapal. Praktis Mesuji memiliki dua unit kapal perairan rakyat.
Dampaknya, jarak tempuh Jakarta-Mesuji sekitar 6-7 jam. Jika melalui Pelabuhan Bakauheni, Jakarta – Mesuji diempuh 14 jam.
“Dengan adanya kapal perintis di Mesuji ini jadi masyarakat sudah tidak melalui Pelabuhan Bakauheni lagi, seperti Aceh, Riau, Medan, Pekanbaru dan lainnya. Dan lebih efisien mengurangi kemacetan di Pelabuhan Bakauheuni dan mengurangi kerusakan jalan,” ungkapnya. (Aam)















Add Comment