LAMPUNG UTARA – Warga di perkebun karet, Jalan Subandi RT 04 RW 02, Dusun Tanjung Mulyo, Desa Bumiraya, Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura) digegerkan dengan tangisan suara bayi Jumat 9 Desember 2022, sekira pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan keterangan Seniwati, warga yang kali pertama mengetahui suara tersebut mengaku juga mendengar suara langkah orang berlari diikuti tangis suara bayi. Dia pun langsung mendatangi sumber suara bayi.
“Saya terbangun karena mendengar suara tangisan bayi dan langka kaki orang yang berlari, di kebun karet samping rumah. Waktu saya datangi, ternyata ada bayi dalam kondisi tanpa busana dan ari-ari masih menempel di pusarnya di atas rumput dekat pot bunga,” beber ibu anak dua itu.
Ia langsung melaporkan penemuan bayi itu ke RT dan Kepala Desa. Mereka langsung membawa bayi tersebut ke Bidan untuk melihat kondisi kesehatan bayi berjenis kelamin itu.
“Sukur keadaan bayi itu sehat dan normal keadannya, hanya sedikit terluka goresan bekas rumput. Rencananya suami dan saya akan merawat bayi ini,” ungkapnya.
Menindaklanjuti keinginan Seniwati dan suaminya, Kepala Desa Marpian akan membuatkan surat pernyataan untuk orang tua asuh bayi tersebut kepada mereka yang menemukannya dan tidak dipindah rawatkan ke orang lain. Pihak desa akan sering memantau kondisi keadaan bayi tersebut.
Hal serupa sebelumnya juga pernah terjadi, Warga Jalan Mandiri 7 Dusun Sukajadi 1, Desa Bumiraya, Abung Selatan, Lampura, menemukan bayi perempuan di depan pintu rumahnya bertepatan buka puasa, Senin petang 25 April 2022 pukul 18.05 WIB. Bayi ditempatkan dalam keranjang plastik.
Istri Sugito, pemilik rumah, melihat bayi ketika hendak ke rumah kerabat sekitar pukul 18.05 WIB. Di depan pintu terdapat keranjang plastik merah berisi sesuatu. Karena merasa takut, tetangga diberitahu. Begitu dibuka ternyata sesosok bayi mungil perempuan dengan kondisi bersih. Dalam keranjang juga ada pakaian, perlengkapan bayi, dan uang Rp100 ribu. (Adi)















Add Comment