Lampung Utara News

Tunggakan ADD Belum Terbayar, Ribuan Massa Bakal Demo Pemkab Lampura

Ketua Apdesi Lampura Sulki dan sejumlah Kades mendatangi Pemkab Lampura. (Adi Susanto)

Lampung Utara – Kepala Desa (Kades) se- Kabupaten Lampung Utara (Lampura) bakal demonstrasi turun ke jalan, Rabu (9/5/2018). Aksi tersebut sebagai bentuk kekesalan tidak kunjung dibayarnya tunggakan Anggaran Dana Desa (ADD) selama 7 bulan pada 2017 oleh Pemkab Lampura.

“Kami akan kerahkan 4.000 an massa, pada hari Rabu mendatang,” ujar Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Sulki, bersama sejumlah kades saat menyambangi kantor Pemkab Lampura, Senin (7/5/2018).

Menurutnya, aksi itu merupakan langkah terakhir para Kades. Menyusul tidak adanya kejelasan tentang pembayaran tunggakan. Terlebih, mereka kerap dijanjikan meskipun janji itu hanya isapan jempol belaka.

“Tunggakan ADD 2017 sebanyak 7 bulan, belum lagi ditambah tahun ini memasuki bulan kelima. Jadi kalau ditotal, tunggakan ADD itu sudah 12 bulan. Kami selalu diberikan janji tapi tak ada kejelasan,” tegasnya.

Sulki menambahkan, selain mendatangi kantor Pemkab massa juga akan sambangi kantor DPR. Guna mengadukan apa yang terjadi kepada para wakil rakyat.

“Selain ke kantor Pemka, kami juga akan ke DPRD,” tukas Sulki.

Diberitakan sebelumnya, dari hasil petemuan antara puluhan Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Samsir didampingi Asisten Bidang Pemerintahan, Yuzar, um Rezky dan plt Kepala DPMPD, Suwito, Kamis (12/4/2018) lalu, Pemkab berjanji akan membayar 2 bulan terlebih dahulu di awal Mei 2018 mendatang.

“Plt Bupati menitipkan pesan ke saya, Insya Allah bulan depan yang 2 bulan dulu tunggakan tahun 2017 dibayarkan. Akan dibayar lagi bertahap. Alhamdulillah mereka (Kades) terima keputusan itu,” kata Samsir, kepada wartawan usai berdialog dengan para Kades.

Dijelaskan Samsir, dirinya mewakili plt Bupati memberikan pemahaman jika Pemkab akan melunasi tunggakan ADD 2017 tersebut, namun disesuaikan dengan ketersediaan keuangan daerah.

“Tapi tidak bisa menjanjikan jika dalam bulan itu lunas semua. Karena kepentingan daerah masih banyak,” terang Samsir. (Adi)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: