www.tabikpun.com, Metro – Wajah lama masih menggisi komposisi 19 pejabat eselon II yang terkena rolling pejabat yang dilakukan Walikota Metro Achmad Pairin di Wisma Haji, Selasa (3/1). Namun ada wajah baru pejabat yang sebelumnya sebagai Sekretaris DPRD Kota Metro Lusia Parjiem, kini dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahan Pangan Pertanian dan Perikanan menggantikan Yerri Ekhwan.
Selain kembali menduduki jabatan baru, adapun pejabat eselon II yang kembali dilantik menempati jabatan lama. Seperti drg. Endang Nuryati masih bertahan menduduki jabatan Direktur Utama RSU A Yani Kota Metro. Mariyati pun tetap menjadi Kepala Dinas Kesehatan, begitu pula Ellya Lusiana masih menduduki jabatan Kepala Dinas Sosial dan Maria Jaya Singa tetap menjadi Kepala Disdukcapil.
Serupa bagi Herjuno yang tetap menjabat sebagai Kepala BKD, Evi Roffianti yang masih menjabat sebagai Asisten III Pemkot Metro dan Jihat Helmi tetap sebagai Kepala Inspektorat. Sedangkan Edwin Sony yang sebelumnya sebagai Kadis PU menempati jabatan baru sebagai Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Kemudian Kepala BPKAD Kota Metro Prayetno, kembali ke posisi sebelum ia menjabat sebagai Kepala BPKAD yaitu sebagai Asisten II. Dan Rihduan yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian menjadi Asisten I menggantikan Masnuni Ro’i.
Kemudian drg. Erla Andrianti MARS sebelumnya sebagai Kepala BKKBN menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana. Yusup Kota Alam sebelum Kepala Dispenda menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Kemudian Yerri Ekhwan yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pertanian menjabat Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata.
Bangkit Haryo Utomo sebelumnya sebagai Kepala Disdikbudpora, kini menjabat sebagai Kepala Bappeda, kemudian Arif Joko Arwoko yang sebelumnya sebagai Kepala Bappeda kembali kejabatan semula menjadi Kepala Dispenda. Mochamad Syafei Sy, SH sebagai Staf Ahli Bidang I, dan Juni Kuswati sebagai Staf Ahli Bidang II.
Walikota Metro Achmad Pairin menerangkan, pelatikan kali ini merupakan pengukuhan pejabat eselon I, II, dan III untuk menempati jabatan yang diamankan. Namun selama enam bulan Walikota Metro akan terus memantau kinerja para pejabat.
”Para pejabat diberikan waktu enam bulan untuk bekerja pada jabatan yang telah diamankah. Kita lihat bagaimana kinerjanya. Kalau ternyata tidak baik, dengan kerendahan hati maka akan saya rolling kembali,” tegasnya usai melantik para pejabat eselon I, II, dan III.
Ia menambahkan, masih ada beberapa jabatan yang masih kosong pada dinas baru yang telah disahkan pada perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dimana nantinya akan diberlakukan seleksi pejabat secara Open Beading.
”Belum semua jabatan yang terisi, kan ada beberapa dinas baru. Seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Informasi dan Komunikasi. Nanti dalam waktu dekat akan kembali dilakukan seleksi terbuka, siapa saja boleh mencoba. Baik dari Kota Metro ataupun pegawai dari luar Kota Metro,” bebernya.
Walikota pun menepis fikiran masyarakat jika ia akan melantik pejabat pejabat baru yang kebanyakan berasal dari Lampung Tengah.”Ya bisa dilihat sendiri tadi, apa yang saya lantik hari ini banyak dari Lampung Tengah, tidak toh, banyak pejabat yang sudah lama menjabat di Kota Metro kan,” imbuhnya.
Menurutnya, berdasarkan ketentuan perundangan-undangan ASN yang berlaku tidak ada batasan bagi ASN yang berasal dari daerah manapun untuk mencoba menjadi pejabat di daerah lain. Dengan catatan ASN tersebut harus memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.
”Kan tidak ada larangan juga asal ASN itu, kalau dia berkualitas dan memenuhi syarat kenapa tidak boleh. Nanti itukan sistemnya seleksi terbuka, kalau ada ASN dari Papua yang lebih berkualitas dari ASN Kota Metro dan memenuhi syarat kenapa tidak kita pertimbangkan,” jelas dia.
Selain 19 orang eselon II yang telah menempati jabatan baru, mutasi pun dilakukan kepada 115 orang Jabatan Administrator, lima orang camat, 535 orang jabatan pengawas administrator, dan 15 orang lurah. Diketahui, masih ada dua belas jabatan belum terisi dimana Walikota Metro akan menerapkan seleksi terbuka untuk mencari pejabat baru yang menempati posisi tersebut.(ga)
Berikut 12 Jabatan yang Masih Kosong di Kota Metro ;
1. Sekretaris Dewan
2. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
3. Kepala Dinas PU dan Tata ruang
4. Kepala Satpol PP
5. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
6. Kepala Dinas Lingkungan hidup
7. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi
8. Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian
9. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu
10. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsib Daerah
11. Kepala BPKAD
12. Staf ahli bidang 3















Add Comment