Bandar Lampung News

Fokmal Minta Kapolri Pertimbangkan Mutasi Kapolda Lampung Brigjen Pol. Ike Edwin

www.tabikpun.com, BandarLampungTelegram Kapolri, tentang pergantian Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin secara mendadak, dianggap melukai hati masyarakat Lampung. Tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Lampung (Fokmal), yang terdiri dari 30 suku Indonesia yang ada di Lampung merasa kehilangan.

Mereka meminta Kapolri dapat berbaik hati, dan memberi kesempatan Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin untuk meneruskan jabatannya di Lampung, karena Polda Lampung di Bulan Oktober ini akan dikukuhkan statusnya dari Tipe B menjadi Tipe A.

“Kami masyarakat Lampung yang dalam hal ini adalah Fokmal merasa kaget, karena semalam dapat kabar Kapolda Lampung diganti,” kata Ketua Fokmal Soetan Syahrir, saat diskusi di Hotel Grand Anugerah Bandarlampung, Kamis (6/10).

Menurutnya, Dang Ike panggilan akrab Ike Edwin belum lama menjabat Kapolda Lampung, dan sudah banyak berbuat untuk Polda Lampung serta Lampung khususnya, akan tetapi kenapa secara mendadak diganti. Padahal tidak ada kesalah apapun.

“Saya tidak kenal dengan Ike. Dia ini baru tetapi bisa berbuat. Ini kami sayangkan, dia baru duduk tetapi malah dipindahkan. Yang saya tau, untuk naik Polda itu tipologinya itu tidaklah mudah. Kami tidak ada unsur politik, sama sekali tidak. Tetapi ketika saya melihat TR Kapolri yang memindahkan Kapolda Lampung Brigjenpol Ike Edwin ini saya kaget,” jelas Soetan Syahrir, didampingi puluhan pengurus organisasi masyarakat suku, yang tergabung dalam Fokmal.

Mereka diantaranya Keluarga Besar Masyarakat Lampung Asal Aceh, Sumatera Selatan, Papua, Ambon, Bugis, Maluku, Madura, Nias, Jawa Barat, Pangenyongan, Batak, Sumatera Barat, Tionghoa, Banten, Bengkulu dan yang lain.

Dia menilai selama ini Kapolda Lampung yang ia kenal, mau turun langsung ke lapangan, membuat laporan diluar dengan menggunakan tenda, bahkan menyapa masyarakat ke lapangan.

“Jarang ada Kapolda yang buat tenda, terima langsung laporan dari masyarakat, banyak itu Kapolsek yang kelimpungan. Saudara Ike ini banyak perjuangannya, tapi kenyataannya sekarang malah dipindah. Ini saya berbicara untuk masyarakat Lampung,” kata dia.

Dilihat dari tugas Kapolda yang 10 bulan ini dia akui sudah banyak berbuat. “Saya rasa cukup banyak. Komplain pun yang dirasa ada, tetapi tidak menyolok. Dia ini putra daerah. Kasihlah kesempatan untuk membangun Lampung, apalagi setelah naik tipologi. Biarlah dia pimpin dlu Lampung ini,” harapnya.

Mengenai kepindahan sendiri, kata Soetan diluar kewenangan dia, karena otoritas Kapolri. “Tetapi ini sangat disayangkan. Pembinaan terhadap daerah Lampung ini cukup baik. Mengenai penanganan kerusuhan, tidak pernah berakhir rusuh. Setiap ada acara datang terus meskipun pake baju dinas, saya angkat topi atas kinerja dia itu.” Katanya.

Saya harap, kata Sutan, pak Kapolri bisa mendengar keluhan kami ini, kalo bisa, berilah kesempatan Dang ike ini untuk membangun Polda dan daerah Lampung. Moga moga Polda Lampung masih memerlukan kebijaksanaan dari dang ike. “Beliau ini masih sangat dibutuhkan masyarakat Lampung. Ini putera daerah, biarkan dia jadi Kapolda dulu, biarlah dia jadi Kapolda pertama setelah Polda Lampung tipe A, apalagi dia putra daerah,” kata Mantan wartawan ini.

Keluarga besar masyarakat lampung asal aceh (Kemala) menambahkan ya, sangat menyayangkan putra daerah itu diganti, bahkan dia sangat mendukung Polda Lampung tetap dipimpin putra daerah. “Baik, kinerjanya bagus, tidak ada yang tidak baik, kan bisa diteruskan untuk pertamalah memberi sebagai perhargaan kepada beliau jadi Kapolda pertama Polda tipe A,” Ujar Sekretaris Kemala Junaidi Jamaludin.

Hal yang sama juga diungkapkan Irwan anggota Kemala, sebagai putra daerah dengan tipe A Polda Lampung baiknya dipimpin putra daerah.”Kapoldanya lebih bagus Kapolda pertama untuk tipe A nya putra daerah Lampung yakni Ike Edwin,”tegasnya.

harianlampung.com (rob/fik/jun)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: