www.tabikpun.com, Mesuji Lampung– Ruas jalan di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung kian Memprinhatinkan. Kondisi yang selalu terjadi menjelang musim penghujan salah satu faktor penyebab rusak sejumlah jalan di Mesuji. Ini merupakan pekerjaan rumah pemerintah Mesuji untuk diselesaikan hingga tuntas.
“Kalau jalan Rusak seperti ini selalu terjadi menjelang musim penghujan, dan berulang setiap tahun. Ini menunjukkan pemerintah perlu menggiatkan pembangunan Mesuji menjadi lebih baik, ” kata Musoli (45) th, warga Wiralaga, pada selasa (04/10/16).
Dikatannya, kerusakan jalan di Mesuji bukan hanya pada ruas jalan provinsi saja yang panjangnya kurang lebih 48 Km mulai dari pertigaan Simpang Pematang hingga ke Wiralaga. Juga hampir seluruh jalan di wilayah kecamatan hingga ke pedesaan.
Praktis, jalan yang berlumpur bak kubangan kerbau di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan itu berdampak pada roda perekonomian masyarakat setempat. Karena jalan yang rusak, mobil maupun motor susah melintas Akibatnya mereka kesulitan menjual hasil pertaniannya.
“Sebaliknya pasokan sembako dan sebagainya dari luar tidak bisa masuk. Ini lah memicu akhirnya harga-harga barang di sini jadi lebih mahal,” kata dia.
Warga setempat sebenarnya sudah kesal dan marah dengan kondisi jalan yang terjadi.
Namun, karena tidak memiliki tempat untuk menyalurkan aspirasinya, akhirnya memilih diam dan bersikap apatis dan tidak perduli.
” Sebenarnya sih kami sudah capek, kesal bahkan marah dengan situasi ini. Tapi mau bagaimana lagi, kami mau ngadu ke mana?, ujarnya.
Harapan, warga lainnya mengatakan, karena parahnya kondisi jalan mereka harus ekstra hati-hati jika ingin melintas. Jika tidak bisa-bisa terperosok ke dalam kubangan lumpur.
” Karena jalan rusak begini, saya harus pergi pagi-pagi sekali biar gak telat. Kadang udah berangkat pagi saja masih telat sampai di kantor karena waktu tempuh jadi lebih lama,” kata dia.
Senada di katakan Wawan (35) th, pedagang grosir sembako di Pasar Brabasan. Menurutnya, kondisi jalan rusak membuat omset dagangannya menurun. Pasalnya para pedagang langganannya enggan keluar berbelanja. ” Lumayan turun omsetnya. Nggak seperti biasanya kalau pas kemarau. Kalau hujan seperti ini jalan rusak dan becek mereka malas belanja,” kata dia.
Pantauan di lapanga, kerusakan parah terjadi di ruas jalan milik Provinsi Lampung di wilayah Simpang Pematang. Kerusakan dipicu banyaknya truk pengangkut singkong dan sawit melintas. Kerusakan yang tidak kurang parahnya juga terjadi wilayah Kecamatan Tanjung Raya. Di situ kondisi jalan sudah seperti lumpur sawah yang bisa ditanami padi.
Kerusakan juga terjadi di ruas jalan menuju Kecamatan Mesuji Timur, Jalan-jalan utama di wilayah itu juga rata-rata rusak akibat struktur tanah yang labil dan banyaknya kendaraan truk yang melintas. (Billy)















Add Comment