Lampung Tengah News

Janji akan Dinikahi, Oknum Kades Di Lamteng Nodai Gadis Desa Tetangganya Sendiri

Oknum Kades di Lamteng berinisial AH saat melakukan video call dengan wanita Gelapnya berinisial EM

LAMPUNG TENGAH- Oknum Kepala Desa (Kades) Payung Mulya Kecamatan Pubian Padangratu Lampung Tengah berinisial AH, diduga telah berselingkuh dengan seorang wanita berinisial EM (28) yang tak lain gadis Desa tetangganya sendiri.   

Aksi perselingkuhan itu terjadi berawal sekitar november 2017 lalu, saat itu EM menemani kakak ipar ibunya ke rumah sang Kades untuk mengurus sertifikat kebun sawit  yang dibeli di Desa Payung mulya tersebut. Diam- diam, AH ternyata menyimpan hasrat dan berlanjut menghubungi/ chating via WhatsApp terhadap EM hingga hubungan asmara pun terjadi.

EM mengungkapkan, hubungan asmara keduanya pertamakali mereka lakukan di rumah Sang Kades,  saat itu Istri oknum kades  tengah berpergian keluar kota.  Kesempatan rumah kosong itulah, dimanfaatkan AH menghubungi EM via telepone dan mengajaknya bercumbu di rumahnya pada malam hari.

“ saat tengah malam itu aku sedang tidur dengan dia tanpa busana, tiba- tiba ada suara  ketok pintu dan tidak dibuka karena tertidur pulas, si AH ditelpon terus sama istrinya, pas aku kebangun aku kasih tau ke AH ada yang ketok pintu. ternyata istri dan anaknya yang datang, lampu kamar dimatikan, saat itu aku belum ketahuan sama istrinya, ketahuan oleh istrinya ketika dia hidupin lampu dan mengambil bantal, karena melihat ada perempuan,  istri AH menanyakan kepada sang suami siapa perempuan itu, AH pun sempat bohong bahwa aku adalah istri muda si Mono yang tak lain kawan dari AH”, bebernya.

“ atas kejadian itu, aku di sms oleh AH jika istrinya nanya kepadaku bilang saja bahwa aku adalah istri muda Mono, tapi tetap saja ketahuan karena aku dipaksa ngaku dibawa ke ruang tamu dan ditanya-tanya oleh anaknya”, dan aku terpaksa ngaku, tambahnya.    

Kepada wartawan EM mengaku terpaksa melayani nafsu oknum Kades tersebut lantaran diimingi dan dijanjikan akan bertanggungjawab serta dinikahi, bahkan hendak dibuatkan rumah, dan diberikan uang untuk usaha. Tidak hanya itu, oknum Kades tersebut sempat menjanjikan kepada EM bahwa dirinya akan memberi nafkah berupa  uang Rp. 4 juta per bulan, namun janji tersebut tidak dipenuhinya.

EM mengatakan, masih banyak lagi cerita dan bukti lain yang belum Ia ungkapkan, Ia berharap Oknum Kades tersebut dapat bertanggungjawab atas perlakuannya itu kepada dirinya. Pasalnya, Oknum Kades AH sampai saat ini terkesan menghindar dan tidak dapat dihubungi lagi.

Sementara guna mengkonfirmasi dugaan perkara tersebut, saat dihubungi ke via handphone maupun WA ke nomornya 0823-7748-xxxx sudah tidak aktif lagi.

( Red)

 

 

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

PASANG IKLAN ANDA DISINI