News

Kampung di Way Kanan Terapkan Isolasi Bagi Pemudik 

Pemerintah kampung di Way Kanan siap melawan Covid-19. (Dian)

WAY KANAN – Kampung di Way Kanan menyiapkan ruang isolasi bagi para pemudik. Hal tersebut untuk memutus mata rantai Covid-19 yang berpotensi dibawa para pemudik lebaran.

Kepala Kampung Bumi Baru Abdullah Chandra Kurniawan mengaku telah menyiapkan ruang isolasi bagi pemudik. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di daerahnya.

“Bukan hanya kampung saya, rata-rata kampung lain sudah menyiapkan tempat isolasi pemudik,” jelasnya, Senin (4/5/2020).

Posko Gugus Tugas Kampung Bumi Baru. (Dian)

Ia menambahkan, tempat yang dijadikan isolasi adalah rumah, gedung, dan sekolah yang tidak terpakai. Bahkan pemerintah kampung juga menyiapkan tenda di area perkebunan sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pemudik.

”Kami juga memperbolehkan mereka isolasi mandiri di rumah, tetapi harus membuat surat pernyataan bahwa si pendatang tiddak akan melanggar aturan,” tukasnya.

Petugas dan aparatur kampung berjaga 24 jam dengan bergiliran. (Dian)

Sementara Ketua APDESI Way Kanan Hepan Suwita menerangkan, ribuan pemudik akan pulang menjelang Idul Fitri. Diperkirakan sekitar 150 orang pemudik disetiap kampung, dimana ada 227 kampung di Way Kanan.

“Untuk data riilnya jumlah perantau perkampung itu agak sulit dalam mengumpulkan datanya, namun untuk perkiraan ada kurang lebih 150 orang yang merantau. Hingga saat ini sudah terhitung sekira 30% yang pulang ke kampung halamannya dan perkiraan jumlah tersebut akan melonjak saat memasuki H-10 lebaran,” jelasnya.

Warga yang masuk dari luar kampung tak luput dari pemeriksaan. (Dian)

Terpisah, Pj Kakam Negeri Baru Gajahtera mengaku memberlakukan wajib isolasi mandiri kepada pemudik atau yang pulang dari luar daerah. Peraturan tersebut untuk menjamin warga tidak berkeliaran.

”Sejauh ini kami mencatat ada 25 warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, selain itu kami juga memberikan sembako berupa beras, telur, minyak dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk memastikan warga tak keluyuran, setiap kepala dusun dan RT setempat bertanggung jawab penuh mengawasi warga yang menjalani isolasi,” pungkasnya. (Dian)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: