News Pesawaran

Langgar Prokes, Warga Pesawaran Disanksi Push Up

Salah seorang warga tidak mengenakan masker disanksi push up saat Operasi Yustisi yang digelar Polres Pesawaran dan tim gabungan di Tugu Pengantin Gedong Tataan. (Idris)

PESAWARAN –  Gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Pesawaran menggelar Operasi Yustisi Cegah Covid-19 di Tugu Pengantin Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Gedong Tataan Kompol Amirudin BH Maksum, S.Pd., dan dihadiri Kasat Intelkam Akp Adrianus W, Kasat Sabhara Akp Elvis Yani, SH., delapan personil TNI Koramil Gedung Tataan, Kadis Perhubungan Kabupaten Pesawaran beserta 10 anggota, Kasat Pol Kabupaten Pesawaran beserta 10 anggota.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini dicantumkan dalam Inpres No. 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST / 2608 / IX / OPS.2. / 2020, tanggal 7 September 2020 tentang Pembagian Masker Serentak, Kampanye Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan dalam rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker,” kata Kapolsek Gedung Tataan mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, SH.

Dalam Ops Yustisi, lanjut dia, juga diberikan dua tahapan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan (prokes) Covid-19. Pertama berupa sanksi teguran, kedua lisan tertulis kemudian menyanyikan lagu nasional dan tindakan push up, agar memberikan efek jera kepada masyarakat.

Pada Operasi Yustisi Cegah Covid-19 tersebut dibagi menjadi 2 tim, Tim 1 di Jalinbar Ahmad Yani, Simpang Tugu Pengantin, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Tim 2 dengan cara mobile yaitu di Pasar Gedong Tataan, Desa Sukaraja dan Lapangan Sidototo Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan.

“Kegiatan Operasi Yustisi Cegah Covid-19 yang dilaksanakan diwilayah Kabupaten Pesawaran masih kita dapati masyarakat yang masih melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) seperti tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa masker selanjutnya telah kami tegur dan berikan sanksi kepada 28 orang berupa tindakan fisik berupa Push Up sebanyak 15 orang, menyanyikan lagu Nasional sebanyak 5 orang dan teguran lisan sebanyak 8 orang”, Pungkasnya. (Idris)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: