Metro – Pembukaan HUT Kota Metro bertema “Dengan Semangat Hari Jadi Kota Metro dan HUT Kemerdekaan RI ke-73 Tahun 2018 Kita Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Mewujudkan Kota yang Berdaya Saing” ditandai dengan Karnaval Budaya yang dimulai depan rumah dinas Walikota menuju Lapangan Samber, Kamis (9/8/2018).
Lima Kecamatan di Bumi Sai Wawai turut serta meramaikan Karnaval Budaya tersebut. Beragam suku dan budaya pun dipamerkan oleh setiap kecamatan, mulai dari suku Lampung, Jawa, Bali, Sumatera Barat, dan Thionghoa.
Para peserta Karnaval Budaya pun menampilkan baju adat masing-masing suku. Juga kesenian tradisional seperti ogoh-ogoh dari Bali, Barong Sai, pertunjukan musik Tambur, Silat, Tari Lampung.

Walikota Metro Achmad Pairin mengapresiasi Forkopimda dan lapisan masyarakat yang turut serta meramaikan Festival Kota Metro 2018. Kegiatan Festival Metro dalam rangka merayakan Hari jadi kota Metro ke-81 dan HUT kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018.
“Karnaval Budaya ini digelar untuk menghidupkan budaya di Lampung khususnya di Kota Metro. Dari 5 kecamatan menampilkan beragam etnik di Kota Metro, seperti budaya Jawa, Lampung, Minang, Tionghoa dan Bali,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkenalkan dan merawat kebudayaan agar tidak hilang oleh kemajuan zaman. ”Dengan Hari Jadi Kota Metro ke-81 semoga ke depan Kota Metro akan menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.
Karnaval Budaya dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Djohan, Sekda Kota Metro A.Nasir A.T, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik, Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanuddin, Kepala kejaksaan Negeri Metro Ivan Jaka diwakili juga seluruh kepala OPD di Bumi Sai Wawai. (Ga)














Add Comment